Penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia dan Musyawarah Nasional Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) dapat dukungan legislatif. Boyolali bersiap jadi pusat konsolidasi wartawan nasional pada Mei mendatang.
BOYOLALI, NUSALY – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali menyatakan komitmen menyukseskan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) dan Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma saat menerima panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali. Legislatif memandang ajang nasional ini momentum penguatan profesionalisme pers tanah air.
Susetya Kusuma memastikan institusinya bakal mengawal agenda besar tersebut. Koordinasi segera dilakukan bersama Bupati Boyolali guna menjamin kesiapan fasilitas dan dukungan kelembagaan daerah. Sinergi lintas sektor dianggap krusial agar pelaksanaan kegiatan nasional berjalan optimal di Boyolali.
Aspek teknis dan sarana pendukung wajib tersedia dengan standar memadai. Penyelenggaraan acara diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi publik secara nasional. Boyolali harus memberi impresi positif sebagai tuan rumah yang suportif terhadap industri media dan kebebasan berekspresi.
Energi persiapan nasional
Ketua Panitia Munas SWI Supiyat Nasir mengapresiasi respons cepat jajaran legislatif. Dukungan moral DPRD Boyolali jadi energi besar mematangkan persiapan teknis yang melibatkan peserta dari berbagai provinsi. Panitia berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan acara agar memberi dampak nyata bagi tata kelola organisasi wartawan di Indonesia.
Penyelenggaraan HKPS 2026 jadi fokus utama agenda ini. Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul tapi juga penguat kesadaran masyarakat akan pentingnya kebebasan pers. Insan pers dituntut meningkatkan kualitas karya jurnalistik melalui wadah konsolidasi profesional seperti Munas SWI.
”Terima kasih dukungan DPRD Boyolali. Ini menjadi semangat dan energi bagi kami melaksanakan acara dengan sebaik-baiknya,” ujar Supiyat Nasir di Boyolali.
Promosi daerah melalui pers
Ajang HKPS dan Munas SWI 2026 jadi kanal promosi bagi Kabupaten Boyolali. Sebagai daerah yang mengembangkan identitas ”Kota Kopi”, kehadiran ratusan wartawan diproyeksikan mendongkrak citra daerah di level nasional. Pemberitaan masif mengenai gelaran ini membawa imbas positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.
Keberhasilan acara mempertegas posisi Boyolali sebagai daerah yang menjunjung demokrasi. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan bersinergi menciptakan lingkungan kondusif selama perhelatan berlangsung. Profesionalisme pers yang kuat membantu daerah menyebarkan informasi pembangunan secara akurat dan transparan.
Persiapan terus dimatangkan panitia pusat maupun lokal. Konsolidasi lintas sektor tetap jadi fokus guna menghindari kendala teknis saat pelaksanaan. Dukungan penuh DPRD Boyolali memberi jaminan stabilitas koordinasi menyongsong pesta besar insan pers nasional bulan depan. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
