Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadikan momentum HUT ke-116 sebagai penggerak budaya peduli lingkungan melalui peluncuran Gerakan Indonesia Asri secara serentak di 13 kecamatan.
BATURAJA, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadikan momentum Hari Ulang Tahun ke-116 sebagai penggerak penguatan budaya peduli lingkungan melalui peluncuran Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten, Jumat (24/7/2026) pagi.
Gerakan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. Titik pusat (kick-off) kegiatan dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja, sekaligus menyisir area publik dan bantaran aliran Sungai Ogan di bawah Jembatan Ogan.
Implementasi Nyata Visi ‘Sayangi OKU’
Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan, Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Menurut Teddy, peringatan hari jadi daerah tidak sekadar diisi dengan kegiatan seremonial, melainkan harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif dan berdampak langsung bagi kualitas hidup masyarakat.
“Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang,” ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja.
Ia menambahkan, pergerakan ini selaras dengan tema besar peringatan HUT ke-116 Kabupaten OKU, yakni ‘Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU’.
“Gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita bersama untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali,” kata Bupati.
Gerakan Dilaksanakan Serentak di 13 Kecamatan
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyampaikan bahwa aksi kebersihan massal ini tidak hanya terkonsentrasi di pusat ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serempak di 13 kecamatan serta seluruh perkantoran di lingkungan Pemkab OKU.
Dalam aksi tersebut, DLH OKU menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), kawasan padat penduduk, hingga aliran Sungai Ogan guna mengantisipasi potensi penumpukan sampah.
“Tim kami bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan, termasuk menyisir beberapa titik strategis di sepanjang aliran Sungai Ogan,” jelas Brigman.
Partisipasi Masyarakat Menyemarakkan Hari Jadi
Selain melaksanakan Gerakan Indonesia Asri, Pemkab OKU juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyemarakkan HUT ke-116 Kabupaten OKU dengan memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul di lingkungan rumah maupun perkantoran sepanjang bulan perayaan.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun partisipasi aktif warga dalam menyukseskan peringatan hari jadi daerah sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten OKU.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan serta memeriahkan hari jadi, Pemkab OKU optimistis lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman dapat terwujud secara berkelanjutan sejalan dengan cita-cita Sayangi OKU. (radit)
