Palembang Berdaya

Ratu Dewa Tekankan Sinergi Pemkot Palembang dalam Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel

Ratu Dewa Tekankan Sinergi Pemkot Palembang dalam Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menghadiri malam kenal pamit Kapolda Sumsel dari Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi kepada Irjen Pol Sandi Nugroho. Dok. Diskominfo Palembang

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menghadiri malam kenal pamit Kapolda Sumsel dari Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi kepada Irjen Pol Sandi Nugroho. Momentum ini menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menjaga stabilitas kota.

PALEMBANG, NUSALY – Suasana di The Sultan Convention Center Palembang, Minggu malam (8/2/2026), tampak berbeda. Kerumunan tokoh penting dari seluruh penjuru Sumatera Selatan berkumpul dalam sebuah seremoni yang penuh kehangatan namun tetap formal. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, hadir di tengah barisan tamu undangan bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan jajaran Forkopimda lainnya. Malam itu bukan sekadar acara protokoler biasa, melainkan momentum transisi kepemimpinan di pucuk pimpinan Korps Bhayangkara Sumatera Selatan.

Malam Kenal Pamit ini menandai pergantian tongkat estafet posisi Kapolda Sumsel dari Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi kepada Irjen Pol Sandi Nugroho. Bagi Ratu Dewa, pergantian pimpinan di tubuh Polri selalu memiliki dampak langsung terhadap ritme kerja pemerintah daerah. Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama bagi setiap kebijakan pembangunan yang ia jalankan di Kota Palembang. Tanpa stabilitas, program pelayanan publik yang ia rintis tak akan bisa berjalan mulus.

Kehadiran para bupati dan wali kota se-Sumsel, pimpinan TNI, hingga tokoh masyarakat malam itu menjadi bukti betapa kuatnya rajutan soliditas antar-unsur pimpinan di wilayah ini. Ratu Dewa yang dikenal dekat dengan berbagai lapisan masyarakat, tampak membaur, menunjukkan bahwa koordinasi di level atas memang harus dibarengi dengan keharmonisan secara personal.

Apresiasi Dedikasi

Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa tidak ragu melontarkan pujian dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi. Baginya, sosok Andi Rian telah memberikan warna tersendiri dalam menjaga stabilitas di Bumi Sriwijaya. Pengabdian yang tulus dan kerja keras selama masa jabatan Andi Rian dinilai Dewa sebagai faktor kunci mengapa Palembang dan sekitarnya tetap kondusif, bahkan di tengah dinamika sosial yang tinggi.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kota Palembang, dan seluruh lapisan masyarakat, saya ingin sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Pengabdian Bapak Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di sini sungguh luar biasa. Kontribusinya sangat kami rasakan,” ungkap Ratu Dewa dengan nada tulus di sela-sela acara.

Diketahui, Andi Rian akan melanjutkan pengabdiannya di Mabes Polri, Jakarta, dengan jabatan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri. Bagi Dewa, perpindahan ini merupakan promosi yang layak bagi seorang perwira yang telah membuktikan kapasitasnya di lapangan. Kenangan akan kerja sama yang taktis selama di Palembang tentu menjadi catatan positif bagi jajaran Pemkot Palembang.

Sinergi Baru

Tongkat komando kini berpindah ke tangan Irjen Pol Sandi Nugroho. Ratu Dewa secara terbuka menyambut hangat kedatangan sang jenderal yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri ini. Sandi Nugroho bukanlah nama baru di lingkungan Polri; rekam jejaknya di bidang komunikasi dan manajemen kelembagaan sejak Februari 2023 menjadi modal besar untuk memimpin wilayah sebesar Sumatera Selatan.

Dewa menaruh harapan besar bahwa di bawah nakhoda Kapolda yang baru, hubungan antara Pemkot Palembang dan Polda Sumsel akan semakin “mesra”. Ia sadar betul bahwa tantangan kota ke depan tidaklah ringan, mulai dari urusan kemacetan, kriminalitas jalanan, hingga pengamanan agenda-agenda besar daerah. Semuanya butuh tangan dingin seorang Kapolda yang mampu berkomunikasi dengan baik ke semua lini.

“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho. Kami di jajaran Pemda sangat berharap sinergi yang sudah baik ini bisa kita tingkatkan lagi. Kita butuh kolaborasi yang makin kuat untuk mendukung pembangunan dan pastinya memberikan rasa aman kepada warga Palembang,” tambah Dewa.

Jaga Stabilitas

Bagi Ratu Dewa, komunikasi adalah kunci dalam sinergi. Pengalaman Sandi Nugroho sebagai mantan Kadiv Humas Polri dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Palembang saat ini. Kota yang sedang giat membangun ini butuh pendekatan keamanan yang persuasif dan komunikatif. Dewa meyakini, gaya kepemimpinan yang terbuka akan mempermudah sinkronisasi program pelayanan masyarakat antara kepolisian dan pemerintah kota.

Soliditas yang ditunjukkan dalam malam kenal pamit tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan investasi di Sumatera Selatan. Ketika pimpinan daerah dan aparat keamanan duduk berdampingan dengan harmonis, ada pesan kepastian hukum dan keamanan yang tersampaikan secara otomatis kepada publik.

Ratu Dewa menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program-program Kapolda baru, terutama yang bersentuhan langsung dengan ketertiban umum. Baginya, harmoni antara Pemkot dan Polri bukan sekadar soal administrasi, melainkan soal bagaimana memastikan setiap warga Palembang bisa tidur dengan nyenyak dan beraktivitas dengan tenang tanpa dihantui rasa takut.

Acara yang berakhir hingga larut malam itu ditutup dengan sesi ramah tamah yang penuh keakraban. Ratu Dewa meninggalkan lokasi dengan keyakinan baru, bahwa transisi kepemimpinan ini akan menjadi energi tambahan bagi kemajuan Kota Palembang dan Sumatera Selatan secara umum.

(desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version