Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang menggelar tausiah spiritual. Ketua DWP Palembang Ida Royani menekankan pentingnya anggota meneladani sunnah Rasulullah dalam peran sebagai istri dan ibu.
PALEMBANG, NUSALY – Riuh rendah perbincangan antaranggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang mendadak berubah khidmat saat memasuki Ruang Rapat Parameswara, Senin (9/2/2026). Pertemuan rutin kali ini terasa lebih istimewa. Tidak sekadar koordinasi administratif bulanan, namun ada getaran spiritual yang dibawa sebagai bekal menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang sudah di depan mata.
Ketua DWP Kota Palembang, Ida Royani Aprizal, memimpin langsung jalannya silaturahmi besar ini. Bagi Ida, organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) ini punya beban moral yang besar di tengah masyarakat. Mereka bukan sekadar pendamping suami yang berdinas, melainkan motor penggerak kebaikan di lingkungan keluarga masing-masing. Pertemuan bertajuk “Adab dan Sunnah Saat Ramadan” ini pun menjadi oase bagi para anggota lintas perangkat daerah untuk sejenak menarik napas dari kesibukan rutin.
Pertemuan yang dihadiri para ketua dan anggota DWP dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bagian, kecamatan, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini seolah menjadi miniatur kekeluargaan di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Ida Royani menekankan bahwa kekuatan organisasi justru terletak pada rajutan silaturahmi yang tanpa sekat antar-instansi ini.
Ruang Kolaborasi
Dalam pandangan Ida, pertemuan rutin seperti ini memiliki makna strategis yang jauh melampaui sekadar kumpul-kumpul. Ini adalah ruang kolaborasi. Di sinilah para istri pejabat dan pegawai pemerintah saling berbagi cerita, menukar inspirasi, hingga menyinkronkan berbagai program kerja yang telah atau sedang digulirkan oleh masing-masing unit DWP.
“Melalui pertemuan rutin ini, kita bisa mempererat ikatan. Ini ruang untuk saling berbagi, berkolaborasi antara DWP di OPD, bagian, kecamatan, sampai BUMD. Kita bicara soal apa yang sudah dilakukan dan apa yang akan kita kerjakan bersama ke depannya,” tutur Ida Royani dengan nada bicara yang hangat.
Bagi Ida, soliditas DWP akan memberikan dampak positif pada performa suami di kantor. Jika hubungan antar-istri harmonis, maka koordinasi antar-dinas pun diharapkan bisa berjalan lebih cair. Ia ingin DWP menjadi organisasi yang dinamis, bukan sekadar pelengkap seremonial, tetapi benar-benar hadir memberikan manfaat bagi anggotanya.
Bekal Spiritual
Menjelang Ramadan, Ida merasa perlu memberikan suntikan moral bagi para anggotanya. Kehadiran Ustaz Baldad MS Fachrurrozie sebagai penceramah memberikan perspektif baru tentang bagaimana seorang wanita harus bersikap selama bulan suci. Tausiah tersebut tidak hanya bicara soal teknis puasa, tapi lebih dalam soal adab dan menghidupkan sunnah Rasulullah SAW di dalam rumah tangga.
Ida mengingatkan bahwa peran anggota DWP sangat krusial di tengah keluarga, terutama saat Ramadan. Mereka adalah orang pertama yang bangun untuk menyiapkan sahur, dan orang terakhir yang memastikan anak-anak serta suami menjalankan ibadah dengan nyaman. Tanpa pemahaman adab yang benar, momen Ramadan seringkali hanya terjebak pada ritual menahan lapar semata.
“Tausiah ini adalah bekal penting. Kita ingin menjalankan ibadah dengan penuh adab, meneladani sunnah Rasulullah. Peran kita sebagai istri maupun ibu di keluarga adalah membimbing mereka agar Ramadan kali ini benar-benar berkualitas secara spiritual,” tegas Ida Royani. Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam pertemuan tersebut bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar berakhir di ruang rapat.
Apresiasi Pengabdian
Momen haru sempat menyeruak di sela-sela kegiatan saat DWP melangsungkan acara lepas kenang untuk Ketua DWP Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang. Bagi Ida, setiap perpindahan atau masa purna tugas anggota harus dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama ini. Organisasi ini besar karena jasa-jasa kecil dari setiap anggotanya di berbagai level.
Lepas kenang ini menjadi pengingat bahwa dedikasi terhadap organisasi DWP adalah bagian dari kontribusi membangun citra positif Pemerintah Kota Palembang. Ida memberikan penghormatan tinggi bagi mereka yang telah konsisten meluangkan waktu dan pemikiran untuk kemajuan DWP, meskipun di tengah kesibukan mengurus urusan domestik rumah tangga.
Kegiatan pun diakhiri dengan doa bersama dan sesi ramah tamah yang kental dengan suasana kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, DWP Palembang seolah ingin menegaskan bahwa di balik kemajuan kota yang modern, ada kekuatan doa dan adab dari para ibu yang terus terjaga di rumah-rumah mereka, menyambut datangnya bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan ilmu yang mumpuni.
(desta)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
