MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Laporan Utama

Kapolri Beri Penghargaan bagi Relawan Program Gizi di Palembang

Kapolri Beri Penghargaan bagi Relawan Program Gizi di Palembang
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menyerahkan tali asih kepada para relawan SPPG Paakri sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program pelayanan gizi. Dok. Humas Polda Sumsel

Kunjungan kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Palembang berlanjut dengan peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Komplek Pakri. Di kawasan fasilitas umum milik Polda Sumatera Selatan tersebut, apresiasi diberikan khusus kepada para relawan yang menjadi mesin penggerak program pemenuhan nutrisi bagi masyarakat.

PALEMBANG, NUSALY – Kawasan Pakri, yang merupakan asrama polisi sekaligus pusat fasilitas umum Polda Sumatera Selatan, kini memiliki fungsi strategis baru melalui keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Fasilitas ini bukan sekadar bangunan tambahan di lingkungan kepolisian, melainkan instrumen untuk memastikan program prioritas nasional terkait kesehatan masyarakat dapat menyentuh akar rumput secara langsung.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Minggu (8/3/2026), meninjau langsung kesiapan operasional SPPG Pakri. Didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho, Kapolri melihat proses pelayanan gizi yang dijalankan di bawah koordinasi Polda Sumsel.

Namun, agenda utama dalam kunjungan di Komplek Pakri ini adalah memberikan pengakuan resmi kepada para relawan yang bertugas mengelola pelayanan gizi harian tersebut.

Para relawan ini dinilai memiliki peran vital karena bersentuhan langsung dengan masyarakat penerima manfaat. Sebagai bentuk penghargaan, Kapolri menyerahkan bantuan dan penghargaan kepada mereka di lokasi tersebut.

Bagi institusi Polri, kehadiran relawan adalah simbol keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung agenda sosial pemerintah, sekaligus menjadi ujung tombak yang memastikan akurasi distribusi bantuan gizi.

Wajah Baru di Balik Seragam

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran SPPG Pakri adalah bukti kalau polisi tidak boleh lagi berjarak dengan persoalan dasar rakyat. Di bawah koordinasi Polda Sumsel, fasilitas gizi ini dirancang untuk menjadi model bagi daerah lain. Polisi ingin menunjukkan kalau mereka punya hati untuk urusan kesehatan, bukan cuma urusan borgol dan sel tahanan.

“Relawan ini ujung tombak kami. Mereka yang paling tahu kondisi di lapangan, siapa yang butuh bantuan dan bagaimana cara menyentuhnya. Penghargaan hari ini adalah harga mati atas keringat yang mereka curahkan untuk sesama,” ujar Sandi dengan nada tegas. Ia sadar, kepercayaan publik tidak bisa dibeli dengan baliho, tapi harus dirajut lewat piring-piring makanan yang sehat dan bergizi.

Investasi pada manusia memang tidak terlihat hasilnya dalam satu atau dua hari. Namun, bagi jajaran pimpinan Polri, memastikan kecukupan nutrisi bagi generasi muda di Sumatera Selatan adalah langkah paling logis untuk menjaga stabilitas negara di masa depan. Jika anak-anak sehat, beban sosial negara di kemudian hari akan jauh lebih ringan. Inilah yang disebut sebagai patroli kemanusiaan yang sebenarnya.

Didampingi Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho, Kapolri melihat proses pelayanan gizi yang dijalankan di bawah koordinasi Polda Sumsel. Dok. Humas Polda Sumsel

Ujian Konsistensi di Lapangan

Kunjungan Kapolri kali ini tentu membawa angin segar bagi moral para relawan di Palembang. Diakui langsung oleh jenderal bintang empat memberikan kebanggaan tersendiri yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Namun, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengingatkan bahwa ini barulah awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana menjaga dapur Paakri tetap berasap setiap hari, bukan cuma saat ada kunjungan petinggi.

Transparansi menjadi kunci. Masyarakat perlu tahu ke mana bantuan gizi ini mengalir dan siapa saja yang merasakannya. Melalui komunikasi publik yang jujur, Polda Sumsel ingin membuktikan bahwa program ini bersih dari urusan pencitraan belaka. Kunjungan hari ini adalah momentum penguatan, sebuah suntikan semangat agar para relawan tetap konsisten bergerak di jalur kemanusiaan.

Sore itu di Palembang, pertemuan berakhir dengan jabat tangan yang erat antara pimpinan kepolisian dan para relawan. Di bawah langit Sumatera Selatan, sebuah komitmen baru telah dipahat. Polri, melalui SPPG Paakri dan dukungan penuh dari masyarakat sipil, sedang mencoba membuktikan bahwa mereka hadir untuk melindungi nyawa dalam arti yang paling mendasar: menjaga agar tidak ada satu pun warga yang kelaparan di tengah kemajuan zaman. (suherman)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version