MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Muba Maju Lebih Cepat

Pemkab Muba Perkuat Integritas dan Kelincahan Birokrasi ASN

Pemkab Muba Perkuat Integritas dan Kelincahan Birokrasi ASN
Pemkab Muba perkuat tata kelola ASN melalui sosialisasi manajemen kepegawaian berbasis sistem merit. Dok. Diskominfo Muba

Tuntutan pelayanan publik yang kian dinamis menuntut aparatur sipil negara untuk terus bertransformasi melampaui rutinitas administratif. Di Musi Banyuasin, penguatan kapasitas pegawai kini difokuskan pada penguasaan regulasi terbaru dan adaptasi sistem merit guna menciptakan mesin birokrasi yang tidak hanya disiplin, tetapi juga lincah merespons kebutuhan zaman.

SEKAYU, NUSALY – Profesionalisme aparatur merupakan fondasi utama dalam menjamin keberlangsungan roda pemerintahan yang sehat.

Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali mempertegas komitmennya dalam membenahi tata kelola kepegawaian melalui sosialisasi intensif yang digelar di Auditorium Pemkab Muba, Senin (11/5/2026).

Langkah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya strategis untuk menyamakan persepsi di tengah derasnya perubahan regulasi dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba, H. Pathi Riduan, menegaskan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap aturan adalah pelindung utama bagi ASN agar terhindar dari kesalahan langkah administratif.

“Manajemen kepegawaian adalah kunci pelayanan publik yang berkualitas. Aparatur kita harus adaptif dan melek aturan agar birokrasi Muba semakin lincah dalam melayani masyarakat,” ungkap Pathi mewakili Bupati Muba, H. M. Toha Tohet.

Navigasi Regulasi di Era Disrupsi

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada pemutakhiran aturan mengenai disiplin pegawai, sistem kenaikan pangkat, hingga prosedur pensiun yang kini banyak mengalami penyesuaian dari BKN dan KemenPAN-RB.

Pemkab Muba memandang bahwa ketidaktahuan akan regulasi baru sering kali menjadi celah munculnya pelanggaran yang tidak disengaja.

Oleh karena itu, sosialisasi ini hadir sebagai bentuk pembinaan preventif. Dengan memahami sistem merit secara utuh, setiap ASN memiliki peta jalan karier yang jelas berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil tanpa diskriminasi.

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan

BKPSDM Muba kini juga memposisikan diri lebih dari sekadar lembaga pengawas, melainkan sebagai mitra konsultasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Layanan pendampingan dibuka seluas-luasnya bagi ASN yang membutuhkan kejelasan interpretasi aturan kepegawaian.

Pendekatan proaktif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko maladminstrasi di lingkungan pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin ada ASN yang salah langkah karena tertinggal informasi. Pembinaan akan terus kami lakukan secara berkala sebagai bentuk pengawalan terhadap integritas birokrasi kita,” tambahnya.

Transformasi birokrasi di Musi Banyuasin kini berada pada jalur yang tepat.

Dengan membekali aparatur lewat pemahaman regulasi yang kuat, Pemkab Muba tidak hanya sedang memperbaiki sistem internal, tetapi sedang membangun kepercayaan publik melalui layanan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. ***

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang

Exit mobile version