Akses air bersih kini tak lagi menjadi beban bagi warga di Jalan Sepucuk, Kelurahan Kutaraya. Lewat inisiasi Polri, fasilitas sumur bor hadir bukan hanya untuk memenuhi hajat hidup rumah tangga, melainkan juga menjadi urat nadi bagi pengairan kebun pangan masyarakat setempat.
KAYUAGUNG, NUSALY – Kebutuhan dasar akan air bersih sering kali menjadi persoalan pelik di pemukiman padat maupun wilayah perkebunan.
Merespons kondisi tersebut, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) meresmikan fasilitas sumur bor di Jalan Sepucuk, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung, Jumat (8/5/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari agenda sosial korps Bhayangkara dalam menyambut hari jadinya yang ke-80.
Peresmian ini dilakukan secara kolektif bersama jajaran Polda Sumatera Selatan melalui sambungan virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho.
Di balik seremoni tersebut, terdapat misi besar untuk mendekatkan layanan kepolisian pada aspek sosial-ekonomi yang menyentuh langsung kehidupan harian masyarakat di Bumi Bende Seguguk.
Lebih dari Sekadar Air Minum
Sumur bor yang dibangun ini memiliki fungsi ganda yang strategis. Selain memastikan warga mendapatkan pasokan air layak konsumsi untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas ini dirancang untuk mendukung produktivitas lahan.
Air dari sumur ini juga dialirkan untuk mengairi kebun-kebun jagung milik warga di sekitar lokasi yang selama ini hanya mengandalkan tadah hujan atau sumber air yang terbatas.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menekankan bahwa kehadiran sumur bor ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional dari level mikro.
Menurutnya, mustahil mengharapkan hasil kebun yang maksimal jika ketersediaan air sebagai faktor produksi utama tidak terjamin.
“Kami ingin keberadaan Polri memberi dampak langsung. Sumur bor ini diharapkan bisa dirawat bersama agar manfaatnya panjang, baik untuk kebutuhan harian maupun membantu petani jagung kita di sini,” ujar Eko saat meninjau langsung lokasi sumur bor di Kutaraya.
Kepedulian Sosial
Dalam suasana peresmian yang berlangsung akrab tersebut, Polres OKI juga menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat mempertegas bahwa penyelesaian masalah sosial di lapangan membutuhkan kolaborasi lintas sektoral.
Bagi warga Kutaraya, fasilitas ini menjadi jawaban atas penantian panjang akan stabilitas sumber air. Pemanfaatan sumur bor untuk lahan pertanian jagung diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi warga secara mandiri tanpa harus khawatir dengan kendala kekeringan saat musim kemarau tiba.
Pada akhirnya, sebuah sumur bor mungkin terlihat seperti infrastruktur sederhana di tengah masifnya pembangunan kota.
Namun, bagi warga yang selama ini bergelut dengan keterbatasan air, kucuran air bersih tersebut adalah simbol hadirnya negara dalam menjamin kedaulatan pangan dari halaman rumah sendiri.
Merawat fasilitas ini bukan sekadar menjaga aset fisik, melainkan memelihara harapan agar kemandirian warga dapat terus tumbuh dari setiap tetes air yang mengalir. (puputzch)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
