SAYANGI OKU

Bangun SDM Unggul Dimulai dari Keluarga, Wabup OKU Soroti Peran Strategis Ayah

Bangun SDM Unggul Dimulai dari Keluarga, Wabup OKU Soroti Peran Strategis Ayah
Wakil Bupati OKU, Ir. H. Marjito Bachri, ST, saat memimpin Upacara Harganas Tahun 2026 di halaman Kantor Pemkab OKU, Senin (29/6/2026). Dok. Kominfo OKU/nusaly.com

Melalui momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Pemkab OKU mengajak seluruh elemen memperkuat pola pengasuhan demi mencetak generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

BATURAJA, NUSALY – Peran ayah dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang tangguh menjadi pesan utama pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Pemerintah Kabupaten OKU mengajak seluruh keluarga memperkuat pola pengasuhan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati OKU, Ir. H. Marjito Bachri, ST, saat memimpin Upacara Harganas Tahun 2026 di halaman Kantor Pemkab OKU, Senin (29/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Marjito membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul.

Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Menurut Marjito, keberhasilan pembangunan SDM tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal, melainkan juga pola asuh di lingkungan keluarga. Ayah tidak cukup hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi harus hadir secara emosional dalam setiap proses tumbuh kembang anak.

“Ayah bukan hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga harus menjadi sahabat, pendidik, pelindung, dan teladan bagi anak-anaknya. Kehadiran ayah dalam setiap proses tumbuh kembang anak akan melahirkan generasi yang percaya diri, berkarakter, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujarnya.

Wabup Ingatkan Risiko Fatherless

Marjito juga mengingatkan agar keluarga tetap menjaga kehangatan di tengah era digital dengan membatasi penggunaan gawai (gadget) yang berlebihan. Orang tua, khususnya ayah, diharapkan meluangkan waktu untuk berdialog dan membangun komunikasi yang hangat bersama anak.

“Jangan sampai anak-anak tumbuh dalam kondisi fatherless, yakni ayah hadir secara fisik tetapi tidak hadir dalam kehidupan emosional anak. Luangkan waktu untuk mendengar cerita mereka, mendampingi mereka belajar, bermain, dan menjadi tempat mereka berbagi. Itulah investasi terbaik dalam membangun generasi masa depan,” tegasnya.

Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi SDM Unggul

Mengakhiri amanatnya, Marjito mengajak masyarakat menjadikan Harganas sebagai momentum memperkuat ketahanan keluarga. Keluarga yang harmonis dengan peran ayah dan ibu yang saling melengkapi akan menjadi fondasi kuat menuju masa depan Kabupaten OKU yang lebih baik.

Upacara Harganas 2026 turut dihadiri Sekretaris Daerah OKU Alva Elan, Kepala Kantor Kementerian Agama OKU Muhammad Ali, Danramil 403-13 Lubuk Batang Kapten Arm Yasteen, Kasat Binmas Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz, perwakilan Pengadilan Negeri Baturaja, Kejaksaan Negeri OKU, para asisten, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. (radit)

Exit mobile version