Palembang Berdaya

Sako Sabet Juara Umum, MTQ Ke-XXXI Palembang Resmi Ditutup dengan Pesan Pembinaan

Sako Sabet Juara Umum, MTQ Ke-XXXI Palembang Resmi Ditutup dengan Pesan Pembinaan
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI, Sabtu (14/2/2026). Dok. Diskominfo Palembang

Kecamatan Sako keluar sebagai Juara Umum dalam ajang MTQ Ke-XXXI Tingkat Kota Palembang 2026. Sekda Aprizal Hasyim mengingatkan agar prestasi ini tidak berhenti di panggung lomba, melainkan berlanjut pada pembinaan karakter di tingkat kecamatan.

PALEMBANG, NUSALY – Riuh rendah syukur menyelimuti kawasan Kambang Iwak saat Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI, Sabtu (14/2/2026). Setelah kompetisi sengit selama enam hari, Kecamatan Sako akhirnya mengukuhkan diri sebagai yang terbaik dengan meraih gelar Juara Umum I.

Posisi Juara Umum II ditempati oleh Kecamatan Ilir Timur I, disusul Kecamatan Kemuning yang mengunci posisi Juara Umum III. Meski persaingan antar-kecamatan berlangsung ketat, Aprizal mengingatkan bahwa esensi MTQ bukanlah sekadar mengejar piala atau predikat juara.

“MTQ ini sarana kita membumikan Al-Qur’an di Palembang. Jangan sampai nilainya berhenti setelah panggung dibongkar. Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai ini diimplementasikan warga dalam keseharian,” ujar Aprizal di hadapan para kafilah.

Investasi Generasi, Bukan Sekadar Lomba

Sepanjang gelaran yang dimulai sejak 9 Februari lalu, tercatat sebanyak 584 kafilah dari 18 kecamatan bersaing di berbagai cabang, mulai dari Tilawah Anak hingga Tahfiz. Banyaknya peserta ini dinilai sebagai sinyal positif tumbuhnya minat generasi muda Palembang terhadap pendalaman agama.

Namun, Aprizal memberikan catatan khusus. Ia mendesak setiap camat dan pembina di wilayah masing-masing untuk menjaga kesinambungan pembinaan. Ia tidak ingin talenta-talenta unggul ini hanya muncul saat ada lomba, tetapi harus terus dikawal agar menjadi generasi yang benar-benar kompetitif.

“Capaian MTQ tidak boleh berhenti di seremoni. Kita butuh pembinaan yang konsisten di tiap kecamatan agar Palembang melahirkan generasi Qur’ani yang unggul,” tegasnya.

Kebanggaan dari Tingkat Kecamatan

Kebahagiaan terpancar dari perwakilan kecamatan yang masuk dalam jajaran juara. Camat Kemuning, Amiruddin Sandy, menyebut keberhasilan wilayahnya meraih Juara Umum III adalah buah dari kolaborasi panjang dan pembinaan yang tidak instan.

Senada, laporan dari Kabag Kesra Setda Kota Palembang, Sodikin, menunjukkan bahwa kualitas peserta di cabang-cabang seperti Tartil dan Tahfiz terus meningkat setiap tahunnya. Penutupan MTQ tahun ini pun menjadi titik awal persiapan para kafilah terbaik Palembang untuk melaju ke jenjang yang lebih tinggi, sembari terus mempererat ukhuwah Islamiyah di “Kota Pempek”. (desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version