H. Edwin Cahya Putra menyambut langsung kedatangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Indralaya untuk agenda ketahanan pangan nasional. Sinergi lintas sektoral ini jadi bukti kuat dukungan legislatif terhadap nasib petani di Bumi Caram Seguguk.
INDRALAYA, NUSALY – Masalah pangan jadi perhatian serius DPRD Kabupaten Ogan Ilir. Hal ini tampak jelas saat Ketua DPRD Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP., mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., di Kecamatan Indralaya, Sabtu (7/3/2026).
Rombongan Mabes Polri hadir untuk aksi Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Bagi Edwin Cahya Putra, hadirnya tokoh-tokoh penting negara ke Ogan Ilir punya makna strategis buat sektor pertanian di Sumatera Selatan, terutama untuk mengangkat kesejahteraan petani lokal.
“Apresiasi tinggi untuk Bapak Kapolri yang turun langsung ke sini. Ogan Ilir punya lahan potensial. Kedatangan beliau jadi suntikan semangat supaya swasembada pangan bukan cuma slogan, tapi benar-benar dirasakan petani kita di lapangan,” kata Edwin di lokasi acara.
Sinergi Forkopimda
Dalam kegiatan itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono juga tampak hadir bersama jajaran Forkopimda Sumatera Selatan. Edwin menilai, kompaknya TNI-Polri dan pemerintah daerah di satu hamparan lahan membuktikan kalau urusan perut rakyat adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa jalan sendiri-sendiri.
Ia ingin kekompakan ini terus terjaga sampai ke level teknis di desa-desa. Pihak legislatif bakal terus memelototi distribusi bibit, pupuk, hingga urusan pendampingan dari dinas terkait supaya tidak ada hambatan. Targetnya, hasil panen kuartal pertama tahun ini bisa maksimal.
“DPRD bakal pasang badan dari sisi anggaran dan pengawasan. Sinergi Forkopimda ini kunci utama. Kalau semua instansi seirama, program pusat pasti bisa jalan maksimal di daerah,” tegas Edwin.
Ketahanan Pangan
Agenda tanam jagung serentak ini memang jadi benteng stok pangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Kecamatan Indralaya sengaja dipilih karena punya lahan produktif yang luas. Targetnya jelas: Ogan Ilir harus jadi lumbung pangan yang bisa pasok kebutuhan pasar secara kontinu.
Edwin Cahya Putra berpesan agar kegiatan ini jangan cuma jadi seremoni foto-foto saja. Ia ingin ada tindak lanjut sampai masa panen nanti dengan melibatkan kelompok tani secara aktif. Lewat koordinasi yang kuat antara dewan dan pemerintah kabupaten, ia optimis pertanian Ogan Ilir bakal makin tangguh buat kemajuan masyarakat di Bumi Caram Seguguk. [*/ADI]
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
