MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --
Muba Maju Lebih Cepat

Lebaran di Musi Banyuasin: Jejak Kepedulian Sosial dan Narasi Kepemimpinan yang Membumi

Lebaran di Musi Banyuasin: Jejak Kepedulian Sosial dan Narasi Kepemimpinan yang Membumi
Lebaran di Muba jadi ajang kepedulian sosial Bupati Toha Tohet. Mulai dari THR kaum dhuafa, bantuan rumah layak huni, hingga penguatan sinergi dengan Pemprov Sumsel. Dok. Diskominfo Muba

Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin melampaui sekadar ritual keagamaan. Di bawah komando Bupati H M Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, momentum kemenangan ini dikemas menjadi aksi nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil.

MUSI BANYUASIN, NUSALY – Wajah ramah pelayanan publik di Bumi Serasan Sekate tampak benderang sepanjang perayaan Idulfitri tahun ini. Kepemimpinan duet Toha Tohet dan Abdur Rohman Husen tidak hanya hadir di balik meja birokrasi, tetapi merasuk hingga ke simpul-simpul masyarakat paling bawah melalui rangkaian program sosial yang masif.

Napas kepedulian itu sudah terasa sejak pertengahan Ramadan, Selasa (17/3/2026). Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate menjadi saksi bisu saat ribuan pekerja sektor informal—mulai dari penarik becak, tukang ojek, hingga pasukan kuning—berkumpul. Mereka tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi menerima sentuhan langsung berupa Tunjangan Hari Raya (THR) daerah.

Sedikitnya 1.000 pekerja informal mendapatkan santunan masing-masing Rp250.000. Tak ketinggalan, 660 petugas kebersihan yang setiap hari menjaga wajah kota juga mendapat apresiasi serupa. “Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin kebahagiaan Idulfitri dirasakan merata oleh semua kalangan,” ujar Toha Tohet.

Sentuhan pembangunan manusia

Bupati Toha menyadari bahwa perayaan Lebaran akan lebih bermakna jika dibarengi dengan perbaikan kualitas hidup jangka panjang. Data menunjukkan, Pemkab Muba menggelontorkan bantuan bedah rumah layak huni di Kelurahan Balai Agung senilai Rp37 juta serta pembangunan jamban sehat di Desa Bailangu bagi mustahik senilai Rp35 juta.

Sektor ekonomi mikro pun tak luput dari perhatian. Sebanyak 41 pelaku usaha kecil menerima tambahan modal kerja masing-masing Rp2,5 juta. Di bidang pendidikan, 204 mahasiswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan beasiswa dengan total nilai Rp51 juta. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa visi kepemimpinan Muba saat ini berfokus pada pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan.

Lautan takbir dan keterbukaan

Memasuki malam kemenangan, Jumat (20/3/2026), Kota Sekayu berubah menjadi lautan cahaya. Pawai takbir keliling yang dilepas langsung oleh Bupati Toha bersama jajaran Forkopimda menjadi ekspresi syukur kolektif masyarakat. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan utama, menciptakan atmosfer religius yang kental sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Kekhusyukan memuncak pada pelaksanaan Salat Id berjamaah di halaman Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Sabtu (21/3/2026). Usai beribadah, tradisi open house pun digelar. Pintu rumah dinas bupati hingga kediaman pribadi di Desa Sungai Angit dan kediaman Wakil Bupati di Sungai Lilin terbuka lebar bagi siapa saja. Tanpa sekat protokoler yang kaku, masyarakat bisa bersalaman langsung dengan pemimpin mereka sambil menikmati hidangan Lebaran.

Fondasi sinergi lintas daerah

Nuansa Lebaran di Muba juga dimanfaatkan untuk memperkuat “otot” sinergi antar-pemerintahan. Bupati Toha Tohet dan Wabup Abdur Rohman Husen memboyong jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan halalbihalal dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang.

Langkah diplomasi budaya ini dinilai krusial dalam mempercepat koordinasi pembangunan daerah ke depan. Gubernur Herman Deru pun memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas Forkopimda Muba yang dinilai mampu menjaga stabilitas wilayah tetap kondusif dan zero konflik.

“Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan fondasi penting bagi kolaborasi pembangunan,” tegas Toha. Melalui rangkaian Idulfitri 1447 H, Muba berhasil membangun narasi besar tentang kepemimpinan yang membumi; sebuah kombinasi antara spiritualitas, aksi sosial, dan ketegasan dalam membangun sinergi politik demi kemajuan daerah. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version