Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memperluas cakupan kolaborasi dengan Bank Sumsel Babel untuk menjaga stabilitas harga pokok. Keterlibatan sektor perbankan melalui skema subsidi dan CSR menjadi instrumen kunci dalam memperkuat daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global 2026.
SEKAYU, NUSALY – Menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global tahun 2026 bukan lagi perkara kebijakan tunggal dari atas meja birokrasi. Di Musi Banyuasin (Muba), strategi tersebut kini beralih pada penguatan kolaborasi yang lebih cair namun berdampak instan.
Senin (30/3/2026), Pemerintah Kabupaten Muba resmi memperpanjang sekaligus memperlebar jangkauan kerja sama dengan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu demi satu tujuan: memastikan harga pangan tetap terjangkau.
Penyerahan dokumen kerja sama di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Muba antara Asisten II Setda Muba, Alva Elan, dan Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Irwan Antony, menandai pergeseran peran bank daerah. Bank tidak lagi sekadar menjadi pengelola kas daerah, melainkan instrumen aktif dalam arsitektur pengendalian inflasi yang kian kompleks.
Skema Subsidi
Langkah Bank Sumsel Babel dalam struktur ekonomi Muba kini memasuki fase kematangan di tahun ketiga. Sejak dirintis pada 2024, skema dukungan yang diberikan memiliki implikasi langsung pada label harga di pasar-pasar tradisional.
Bank memberikan sokongan finansial untuk menambal selisih harga kebutuhan pokok yang dibayarkan masyarakat, sebuah model kerja sama yang dijalankan bersama Perum Bulog.
Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Irwan Antony, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat secara langsung.
“Program ini sudah kami jalankan sejak 2024. Harapannya, upaya pengendalian inflasi ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi harga kebutuhan pokok pada 2026,” tuturnya.
Bagi Irwan, sinergi ini adalah komitmen timbal balik yang logis mengingat posisi Muba sebagai salah satu pemegang saham terbesar. Dana CSR yang dialokasikan tidak lagi bersifat karitatif, melainkan diubah menjadi subsidi produktif yang manfaatnya kembali ke daerah.
“Melalui program CSR, kami berupaya mendukung pemerintah daerah. Ini merupakan bagian dari kontribusi yang kemudian kembali lagi ke daerah dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Irwan.
Perluasan Sektor
Transformasi penting dalam kerja sama tahun ini adalah perluasan cakupan dinas terkait. Jika sebelumnya urusan pangan hanya bertumpu pada Dinas Ketahanan Pangan, kini Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muba ikut ditarik ke dalam barisan teknis.
Integrasi dua instansi ini bertujuan untuk menutup celah spekulasi pasar dan memastikan rantai distribusi berjalan tanpa hambatan melalui Program Gerakan Pangan Murah serta Operasi Pasar.
Asisten II Setda Muba, Alva Elan, menyambut baik penguatan kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
“Kerja sama ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu pengendalian inflasi daerah. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depan,” ujar Alva.
Deteksi Dini
Keterlibatan berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Perdagangan hingga Bagian Perekonomian, menjadi indikator bahwa pengendalian inflasi membutuhkan orkestrasi yang terintegrasi. Alva menegaskan bahwa upaya ini tidak bisa dilakukan secara parsial jika ingin hasil yang maksimal di lapangan.
“Kerja sama ini menjadi indikator bahwa upaya pengendalian inflasi membutuhkan kerja bersama dan terintegrasi. Pemkab Muba berkomitmen untuk terus menjaga kestabilan ekonomi daerah melalui berbagai langkah kolaboratif,” pungkas Alva.
Dengan benteng kolaborasi yang kian tebal, Musi Banyuasin berupaya memastikan bahwa gejolak ekonomi global tidak sampai mengguncang ketahanan pangan di meja makan penduduknya sepanjang tahun 2026. (*/dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
