SEKAYU, NUSALY – Halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin (Muba) tampak lebih padat dari biasanya pada Senin (5/1/2026) pagi. Para pegawai pemerintah berkumpul dalam balutan seragam dinas, mengikuti Apel Gabungan perdana di tahun 2026. Momen ini menjadi krusial karena merupakan penampilan pertama Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, S.H, di hadapan seluruh jajaran ASN pasca-perubahan struktur organisasi yang dilakukan di penghujung tahun lalu.
Dalam amanatnya, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar seremoni rutin untuk memenuhi kewajiban absensi. Baginya, pertemuan ini adalah momentum pengikat komitmen kolektif. Ia ingin memastikan bahwa seluruh gerbong pemerintahan Muba memiliki frekuensi yang sama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang sejahtera dan berdaya saing.
Kehadiran jajaran pimpinan mulai dari Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi, para Asisten, hingga Kepala Perangkat Daerah, menunjukkan soliditas manajerial yang ingin dibangun oleh Bupati di awal tahun ini.
Rasionalisasi di Balik Dinamika Organisasi
Isu yang paling menyedot perhatian dalam apel tersebut adalah penegasan Bupati terkait mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan pada 31 Desember 2025. Di tengah berbagai spekulasi yang biasanya menyertai pergeseran jabatan di lingkungan pemerintahan, Toha Tohet hadir memberikan klarifikasi yang mendinginkan suasana sekaligus menetapkan standar moral baru.
Ia menekankan bahwa setiap pergeseran posisi didasarkan pada kompetensi dan kebutuhan organisasi, bukan atas dasar kedekatan personal. “Mutasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Hal ini dilakukan berdasarkan penilaian kinerja, bukan semata-mata kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tegasnya.
Pesan paling tajam disampaikan kepada para pejabat yang baru dilantik. Bupati mengingatkan agar mereka tidak larut dalam euforia yang berlebihan. Jabatan baru bukanlah hadiah untuk dirayakan dengan pesta, melainkan beban tanggung jawab yang harus segera dibuktikan dengan hasil kerja nyata di lapangan.
Membangun Budaya Kerja “Melayani, Bukan Dilayani”
Transformasi birokrasi di Muba pada tahun 2026 ini diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Bupati Toha Tohet memahami bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kecepatan dan transparansi layanan pemerintah semakin tinggi. Oleh karena itu, loyalitas dan profesionalisme ASN tidak lagi diukur dari kepatuhan buta kepada pimpinan, melainkan pada dedikasi dalam melayani kepentingan masyarakat.
Introspeksi diri menjadi kata kunci yang ditekankan Bupati. Ia mengajak seluruh pegawai untuk melihat kembali kekurangan di tahun sebelumnya sebagai pijakan untuk melakukan perbaikan. Dengan pendekatan ini, diharapkan tidak ada lagi sekat-sekat birokrasi yang menghambat program strategis daerah.
Profesionalisme yang diinginkan Bupati mencakup kedisiplinan waktu dan efektivitas kerja. Tahun 2026 diproyeksikan sebagai tahun akselerasi bagi Kabupaten Muba. Pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan hanya bisa tercapai jika motor penggeraknya—yaitu para ASN—bekerja dengan integritas tinggi.
Menuju Musi Banyuasin yang Berdaya Saing
Sebagai penutup amanatnya, Bupati Muba optimis bahwa kebersamaan adalah modal utama dalam menghadapi tantangan global dan regional. “Dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen yang kuat, saya yakin kita mampu mewujudkan pembangunan Kabupaten Muba yang semakin maju,” pungkasnya.
Apel gabungan ini menjadi titik awal bagi Pemkab Muba untuk berlari lebih kencang. Dengan kepemimpinan H. M. Toha Tohet yang menekankan pada keteraturan dan objektivitas kinerja, Musi Banyuasin sedang mengirimkan pesan kepada publik dan para investor: bahwa birokrasi di Bumi Serasan Sekate kini lebih siap, lebih bersih, dan lebih fokus pada pencapaian masa depan.
Bagi masyarakat Muba, komitmen yang diucapkan di halaman kantor bupati hari ini adalah janji layanan yang lebih baik. Sebuah investasi kepercayaan yang harus dijaga dengan konsistensi kerja di sepanjang tahun 2026.
(hra)
NUSALY Channel
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
