Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT RI Kabupaten OKU Selatan ke 116

Banner HUT OKU 116 Rudi Hartono

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Pajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Peristiwa

Perluas Struktur di Ogan Ilir, PGK Sumsel Targetkan Kedaulatan Pertanian Lokal

×

Perluas Struktur di Ogan Ilir, PGK Sumsel Targetkan Kedaulatan Pertanian Lokal

Sebarkan artikel ini
Perluas Struktur di Ogan Ilir, PGK Sumsel Targetkan Kedaulatan Pertanian Lokal
Ketua DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah melantik jajaran pengurus DPD PGK Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (10/1/2026). (Dok. Istimewa)
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU

OGAN ILIR, NUSALY — DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan secara konsisten terus memperluas jangkauan organisasinya guna menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat lokal. Pada Sabtu (10/1/2026), gerbong konsolidasi ini tiba di Kabupaten Ogan Ilir dengan agenda utama pelantikan jajaran pengurus DPD PGK Kabupaten Ogan Ilir.

Kehadiran jajaran petinggi daerah, mulai dari Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani hingga Dewan Pembina H. Muhsin Abdullah, menjadi sinyal bahwa gerakan yang diusung PGK Sumsel memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah. Di bawah arahan Ketua DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah, pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penugasan ideologis bagi para pengurus muda.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

“Saudara-saudara yang dilantik memikul amanah besar. DPD PGK Ogan Ilir harus menjadi jembatan antara nilai kebangsaan dan kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Firdaus Hasbullah di depan Ketua DPD PGK OI Dwi Surya Mandala dan jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.

Membedah Potensi Sektor Strategis Ogan Ilir

PGK Sumsel melihat Ogan Ilir bukan sekadar wilayah administratif, melainkan pilar penting ketahanan pangan Sumatera Selatan. Strategi penetrasi organisasi yang dilakukan Firdaus Hasbullah menitikberatkan pada keberpihakan terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi identitas ekonomi lokal.

Ada tuntutan besar bagi pengurus di daerah untuk melakukan transformasi pertanian dari cara-cara tradisional menuju ekosistem yang lebih berdaulat dan berpengetahuan. PGK Sumsel menginstruksikan agar kadernya di Ogan Ilir hadir di tengah petani, mendorong nilai tambah pada hasil produksi, dan tetap menjaga kearifan lokal di tengah gempuran modernisasi.

“Tugas PGK ke depan adalah mendorong pertanian yang berdaulat dan produksi yang bernilai tambah,” ujar Firdaus. Ia menekankan bahwa organisasi ini harus bekerja secara inklusif dengan melibatkan akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas lokal guna membedah hambatan di lapangan.

Politik Kerja: Organisasi yang Mendengar dan Bergerak

Politik Kerja: Organisasi yang Mendengar dan Bergerak
Ketua DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah bersama jajaran petinggi daerah, mulai dari Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani hingga Dewan Pembina H. Muhsin Abdullah. (Dok. Istimewa)

Bagi PGK Sumsel, keberadaan struktur di daerah adalah instrumen untuk melakukan “politik kerja”—sebuah konsep di mana organisasi tidak lagi sibuk dengan retorika, tetapi fokus pada solusi kolektif. Firdaus Hasbullah secara eksplisit menjanjikan dukungan penuh dari wilayah untuk setiap gerakan strategis yang dilakukan di Ogan Ilir, selama hal itu bertujuan untuk kepentingan publik.

Pendekatan ini sengaja diambil untuk merangkul generasi muda, yang lebih tertarik pada dampak nyata dibandingkan janji politik normatif. Dengan menempatkan pemuda sebagai jembatan solusi, PGK Sumsel berupaya mengubah persepsi organisasi kepemudaan menjadi wadah kolaborasi yang profesional dan berdampak.

Menguji Relevansi Gerakan Pemuda

Langkah DPW PGK Sumsel memperkuat struktur di awal tahun ini menunjukkan adanya urgensi untuk mengambil peran dalam diskursus nasional tentang ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. Di tengah tantangan ekonomi global, peran organisasi pemuda sebagai fasilitator antara kebijakan pemerintah dan realitas petani menjadi sangat krusial.

Keberhasilan konsolidasi ini tidak akan diukur dari megahnya prosesi pelantikan, melainkan dari sejauh mana DPD PGK Ogan Ilir mampu mengonversi instruksi wilayah menjadi program nyata yang menyentuh sektor pertanian.

Sebagai motor penggerak, PGK Sumsel kini sedang mempertaruhkan kredibilitasnya untuk membuktikan bahwa pemuda bukan hanya penerus, melainkan pemegang kendali atas kedaulatan ekonomi di daerahnya sendiri.

(dhi)

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1