JAKARTA, NUSALY — Sektor perbankan nasional terus memacu transformasi digital guna menjawab kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang masyarakat modern. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kini mempertegas dominasinya di pasar dana pensiun dengan menghadirkan solusi one stop solution Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) melalui fitur BRIFINE di aplikasi super (super apps) BRImo.
Langkah strategis ini terbukti membuahkan hasil signifikan. Hingga Desember 2025, Aset Under Management (AUM) atau aset kelolaan DPLK BRI tercatat menyentuh angka Rp 30,63 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar Rp 3,72 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam empat tahun terakhir, DPLK BRI mencatatkan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 15,10 persen. Pencapaian ini berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan industri dana pensiun nasional yang berada di angka 10,16 persen.
Digitalisasi Penuh: Dari Top-Up hingga Klaim
Keunggulan utama yang ditawarkan BRI terletak pada kemudahan akses yang memangkas birokrasi perbankan konvensional. Melalui fitur BRIFINE, nasabah dapat melakukan pembukaan akun baru, pembayaran iuran, hingga pemantauan hasil investasi secara real-time tanpa perlu menginjakkan kaki di kantor cabang.
Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin, menegaskan bahwa transformasi ini adalah bagian dari penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan. “Masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam menyiapkan dana pensiun, tetapi juga didorong untuk membangun kesadaran finansial jangka panjang. Inisiatif ini merupakan wujud konsistensi BRI untuk memperluas kesejahteraan secara inklusif,” jelas Farida.
Satu terobosan yang paling menonjol adalah proses klaim manfaat pensiun. Jika sebelumnya nasabah harus mendatangi kantor cabang dengan berbagai dokumen fisik, kini pengajuan klaim dapat dilakukan sepenuhnya melalui BRImo. Sistem baru ini menjanjikan estimasi waktu pencairan maksimal hanya tiga hari kerja, dengan fitur “Status Klaim” untuk transparansi proses.
Relevansi bagi Generasi Digital
Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, menambahkan bahwa layanan end-to-end ini dirancang khusus untuk mengikuti gaya hidup generasi digital yang menginginkan segala hal bersifat praktis dan transparan.
“Semua ada dalam satu aplikasi. Mulai dari pendaftaran, iuran, monitoring saldo, hingga pencairan manfaat pensiun nanti. Ini adalah solusi investasi masa depan yang relevan,” kata Arie.
Integrasi DPLK ke dalam ekosistem BRImo bukan sekadar inovasi fitur, melainkan strategi BRI untuk menangkap potensi pasar dari meningkatnya literasi keuangan di Indonesia. Dengan aset kelolaan yang terus tumbuh di atas rata-rata industri, BRI memposisikan diri sebagai pemimpin pasar dalam mengelola masa depan finansial masyarakat di era digital.
(dhi)
NUSALY Channel
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


