Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab MUBA

Banner Ramdan DPRD OKI

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan
Laporan Utama

Menepis Skeptisisme Transisi Energi melalui Penguatan Infrastruktur Listrik di Jawa Barat

×

Menepis Skeptisisme Transisi Energi melalui Penguatan Infrastruktur Listrik di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

Sinergi Suara.com dan PT PLN (Persero) berupaya mengikis keraguan publik atas keandalan infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Barat menjelang arus mudik 2026. Langkah ini menjadi titik balik bagi penguatan efisiensi ekonomi rumah tangga melalui pemahaman energi yang lebih transparan dan berbasis data.

Menepis Skeptisisme Transisi Energi melalui Penguatan Infrastruktur Listrik di Jawa Barat
Suara.com berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar Workshop Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 bertema “Percepatan Transisi Energi Menuju Ekonomi Hijau”. (Dok. Istimewa)

BANDUNG, NUSALY – Jawa Barat kini tengah bertaruh pada kecepatan transisi energi untuk melepaskan diri dari jerat ketergantungan energi fosil. Sebagai wilayah berpopulasi terbesar, perubahan pola konsumsi energi di Tanah Pasundan bakal menentukan kuat-lemahnya ketahanan energi nasional di masa depan.

Namun, jalan menuju ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) masih terganjal tembok tebal skeptisisme warga soal keamanan teknologi. Masyarakat umumnya masih gamang membayangkan ketersediaan titik pengisian daya yang sanggup melayani kebutuhan mobilitas mereka setiap hari.

Menangkap kegelisahan itu, Suara.com bersama PT PLN (Persero) menggelar Workshop Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 di Bandung, Rabu (11/2/2026). Diskusi ini secara khusus membedah kesiapan infrastruktur dari hulu hingga hilir demi menjamin rasa aman konsumen.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menekankan bahwa transparansi informasi adalah obat tunggal bagi keraguan masyarakat. Baginya, jurnalisme harus mampu menyajikan fakta lapangan yang menjernihkan kesimpangsiuran informasi seputar kendaraan berbasis baterai.

“Kita mendorong energi berkelanjutan, terutama dengan kehadiran kendaraan listrik yang mungkin belum dikenal secara masif,” ujarnya.

Ia mengakui masih banyak keraguan terkait faktor keamanan dan infrastruktur. “Banyak yang khawatir soal keamanan dan kecukupan SPKLU. Lewat diskusi ini, kami ingin menjawab keraguan tersebut,” jelas Suwarjono di hadapan peserta.

Infrastruktur Mudik

Ujian paling nyata bagi ekosistem EV di Jawa Barat bakal tersaji pada momentum mudik Lebaran 2026. Sebagai koridor lintasan tersibuk, keandalan pasokan listrik di sepanjang jalur mudik menjadi pertaruhan martabat pelayanan publik.

PLN UP3 Bandung merespons kebutuhan ini dengan mengebut pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Titik-titik pengisian kini tak lagi berpusat di tengah kota, tapi merambah ke lokasi strategis di jalur tol dan pusat ekonomi daerah.

Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menjamin layanan “Kenyamanan Tanpa Batas” siap mengawal perjalanan jarak jauh para pemudik. Di luar unit permanen, PLN juga menyiapkan armada SPKLU Mobil yang bisa bergerak lincah menembus kemacetan jika ada kendaraan yang butuh daya darurat.

“Banyak tantangan menuju kemandirian energi, tetapi PLN terus bertumbuh untuk memastikan ekosistem ini bermanfaat bagi pengguna EV,” tegasnya.

Langkah mitigasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem hijau bukan lagi sekadar wacana di atas kertas. Kehadiran layanan digital melalui PLN Mobile kini mempermudah warga mengelola kebutuhan energi mereka dalam satu genggaman.

Validasi Teknis

Workshop ini juga menyajikan bedah teknis untuk meruntuhkan berbagai mitos yang selama ini menghantui calon pembeli EV. Merujuk data Gaikindo, populasi kendaraan listrik berbasis baterai nasional sudah menembus 330.000 unit dan terus bertumbuh secara eksponensial.

Ketua Bidang Regulasi APPKLI, Benhur Lumbantobing, memaparkan fakta yang melegakan soal ketahanan komponen inti kendaraan listrik. Hasil pengujian menunjukkan penyusutan atau degradasi fungsi baterai hanya berada di angka 3 persen meski sudah digunakan selama dua tahun.

“Penyusutan atau degradasi performa baterai hanya sekitar 3 persen setelah dua tahun penggunaan, lalu stabil. Setelah delapan tahun, performa masih di angka 70–80 persen,” ungkapnya.

Baterai EV masa kini juga sudah mengantongi sertifikat keamanan International Protection (IP Rating) yang ketat. Artinya, kekhawatiran soal risiko korsleting saat mobil menerjang banjir atau hujan lebat di wilayah Jawa Barat tidak lagi relevan secara teknis.

Bagi ekonomi keluarga, efisiensi biaya per kilometer kini menjadi daya tarik utama untuk beralih dari bahan bakar fosil. Terlebih, kini 80 persen aktivitas pengisian daya sudah bisa dilakukan di rumah, menjadikan EV sebagai instrumen perlindungan finansial rumah tangga yang efektif.

Pengguna EV juga mulai merasakan dampak ekonominya secara langsung. Asep, salah satu pengguna, mengaku merasakan efisiensi yang kontras. “Akselerasi responsif, kabin senyap, dan yang terpenting hemat biaya. Menggunakan EV bukan lagi eksperimen, tapi kebutuhan untuk menjaga udara Parahyangan tetap bersih,” ujar Asep membagikan pengalamannya.

Pemberdayaan Media

Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas ESDM kian memperkokoh posisi wilayah ini sebagai pionir ekonomi hijau. Kepala Bidang Ketenagalistrikan, Arifin, menyatakan visi lingkungan asri ini butuh keselarasan antara kebijakan pemerintah dan pemahaman warga.

Di sinilah peran media strategis menjadi krusial untuk “membumikan” bahasa teknis yang selama ini terasa kaku dan sulit dipahami. Tugas media bukan sekadar mengutip angka, melainkan mengemas informasi menjadi narasi yang jujur dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Ria Rizki dari Social Media Team Suara.com menekankan pentingnya mengubah istilah teknis menjadi bahasa publik yang mudah dicerna. Strategi ini krusial agar masyarakat tidak terjebak dalam disinformasi yang merugikan proses transisi energi nasional.

Melalui konten digital yang jernih, sinergi Suara.com dan PLN diharapkan mampu menjaga kelestarian udara Parahyangan. Kerja sama ini menjadi ikhtiar bersama dalam merajut masa depan Indonesia yang lebih bersih, mandiri, dan berdaulat secara energi.

***

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!