Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H
DPRD OI

Melalui Paripurna DPRD, Ogan Ilir Pertegas Posisi sebagai Penyangga Strategis Sumsel

×

Melalui Paripurna DPRD, Ogan Ilir Pertegas Posisi sebagai Penyangga Strategis Sumsel

Sebarkan artikel ini
Melalui Paripurna DPRD, Ogan Ilir Pertegas Posisi sebagai Penyangga Strategis Sumsel
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menyelenggarakan Rapat Paripurna XXVII dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-22, Rabu (7/1/2026). (dok. Yudi)

Gedung DPRD Ogan Ilir menjadi saksi penguatan komitmen sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah. Fokus pembangunan diarahkan pada optimalisasi konektivitas wilayah dan pengendalian inflasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi metropolitan.

OGAN ILIR, NUSALY – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menyelenggarakan Rapat Paripurna XXVII dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-22, Rabu (7/1/2026). Forum tertinggi di tingkat legislatif daerah ini bukan sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan target-target capaian daerah di masa depan.

Dalam rapat yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD tersebut, lembaga legislatif Ogan Ilir menegaskan perannya sebagai jembatan kebijakan yang menghubungkan kepentingan regional dengan kebutuhan lokal. Kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang dalam paripurna ini mempertegas pengakuan provinsi atas posisi Ogan Ilir yang kian krusial dalam peta pembangunan Sumatera Selatan.

Sebagai daerah yang bersentuhan langsung dengan ibu kota provinsi, Ogan Ilir telah bertransformasi menjadi penyangga (buffer zone) vital bagi kawasan metropolitan Palembang. DPRD Ogan Ilir mencermati bahwa pertumbuhan infrastruktur dan kawasan permukiman di wilayah ini telah menciptakan efek rembesan ekonomi (trickle-down effect) yang signifikan bagi pertumbuhan regional.

Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Ogan Ilir mengakui bahwa kemajuan yang dicapai kabupaten ini, terutama dari sisi pelayanan publik dan pengembangan wilayah, menjadi modal penting bagi stabilitas ekonomi provinsi.

“Kabupaten Ogan Ilir memiliki peran penting dalam pembangunan Sumatera Selatan. Letak geografis yang strategis harus terus dimanfaatkan secara optimal melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat agar menjadi motor penggerak ekonomi regional,” ujar Cik Ujang.

Baca juga  Wagub Sumsel Hadiri Pelantikan Anggota DPRD, Ganjar Iman Resmi Gantikan Samsul Bahri

Kolaborasi Legislatif dan Eksekutif

DPRD Ogan Ilir memandang bahwa tantangan di usia ke-22 memerlukan penanganan lintas pemerintahan yang lebih solid. Isu-isu mendesak seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuntut sinergi anggaran yang sinkron antara APBD kabupaten dan dukungan dari APBD provinsi.

Dalam forum tersebut, legislatif memberikan ruang bagi penguatan komitmen provinsi untuk mendukung program-program strategis di Ogan Ilir. Sinergi ini dianggap krusial, mengingat status Ogan Ilir sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang didorong oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, jasa, serta konektivitas antarwilayah yang semakin terbuka.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Wakil Gubernur menegaskan kesiapannya untuk berdiri di belakang kebijakan daerah yang bersentuhan langsung dengan kemaslahatan publik. Kerja sama lintas pemerintahan ini menjadi kunci utama agar pembangunan di Ogan Ilir tidak berjalan di tempat, melainkan terus berkelanjutan dan merata hingga ke pelosok desa.

Refleksi Dua Dekade Pembangunan

Bagi DPRD Ogan Ilir, usia 22 tahun adalah fase pendewasaan institusi dan daerah. Rapat Paripurna ini menjadi cermin perjalanan panjang Ogan Ilir sejak berdiri sebagai daerah otonom hingga menjadi pusat pendidikan dan logistik di Sumatera Selatan. Pembangunan infrastruktur jalan dan pusat-pusat ekonomi baru dinilai telah mengubah wajah daerah ini menjadi lebih mandiri dan kompetitif.

“Usia 22 tahun adalah usia yang cukup matang untuk memperkuat fondasi pembangunan agar Ogan Ilir semakin maju dan berdaya saing,” tegas Cik Ujang dalam forum tersebut.

Rapat Paripurna XXVII ini ditutup dengan semangat optimisme dari jajaran legislatif untuk terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara ketat namun kolaboratif. Dengan kepemimpinan daerah yang solid dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi, DPRD Ogan Ilir yakin kabupaten ini mampu mengambil peran lebih besar sebagai penopang utama kemajuan Sumatera Selatan di masa depan.

Baca juga  Wagub Sumsel: Pererat Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

***

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.