Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan

Banner Ramdan Pemkab MUBA
Muba Maju Lebih Cepat

Wabup Muba Abdur Rohman Pastikan Harga Pangan Stabil di Pasar Randik

×

Wabup Muba Abdur Rohman Pastikan Harga Pangan Stabil di Pasar Randik

Sebarkan artikel ini
Wabup Muba Abdur Rohman Pastikan Harga Pangan Stabil di Pasar Randik
Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen melakukan inspeksi mendadak guna membedah kondisi riil di lapangan. Dok. Diskominfo Muba

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen berkomitmen mengendalikan laju inflasi dan menjamin ketersediaan stok kebutuhan pokok hingga Idulfitri. Selain memantau harga, perbaikan fasilitas pasar menjadi agenda prioritas demi kenyamanan warga.

SEKAYU, NUSALY – Riuh rendah transaksi di Pasar Randik, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, terasa lebih hangat pada Minggu (1/3/2026). Di hari ke-11 Ramadan 1447 Hijriah ini, aktivitas belanja masyarakat mulai menunjukkan tren peningkatan. Menyadari dinamika tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat untuk memastikan stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput tetap terjaga.

Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen melakukan inspeksi mendadak guna membedah kondisi riil di lapangan. Didampingi sang istri, Liliyani Abdur Rohman, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Wabup Rohman menyusuri lorong-lorong pasar yang menjadi pusat denyut nadi ekonomi warga Sekayu tersebut. Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan upaya validasi untuk menjamin bahwa tidak ada gejolak harga yang mencekik daya beli warga di tengah bulan suci.

Bagi Pemerintah Kabupaten Muba, stabilitas harga pangan adalah kunci utama dalam mengendalikan inflasi daerah. Mengingat konsumsi masyarakat cenderung melonjak menjelang hari raya, pengawasan ketat terhadap jalur distribusi menjadi harga mati. “Sidak ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap kondusif selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri nanti,” ujar Abdur Rohman di sela-sela dialognya dengan para pedagang.

Dinamika harga

Satu per satu lapak disinggahi. Wabup Rohman tampak tekun mencermati label harga dan bertanya langsung mengenai kendala pasokan. Fokus pantauan tertuju pada komoditas strategis yang kerap memicu inflasi, mulai dari beras, telur, gula pasir, minyak goreng, hingga bumbu dapur seperti cabai dan bawang. Dari hasil interaksi tersebut, ditemukan gambaran bahwa secara umum harga pangan di pasar kebanggaan warga Sekayu ini masih berada dalam koridor aman.

Baca juga  Senyum Lebar ASN Muba: Gaji Ke-13 Cair Tepat Waktu, Bantu Penuhi Kebutuhan Sekolah dan Kontrakan

Meskipun permintaan pasar mulai merangkak naik seiring persiapan warga menyambut Lebaran, pergerakan harga dinilai masih dalam batas kewajaran. Tidak ditemukan adanya anomali atau lonjakan harga yang bersifat spekulatif. Abdur Rohman mencatat, kenaikan tipis hanya terjadi pada komoditas telur. Hal ini dinilai wajar karena mulai tingginya kebutuhan masyarakat untuk membuat kue-kue Lebaran.

Menariknya, di tengah isu kenaikan harga, komoditas cabai di Pasar Randik justru menunjukkan tren penurunan harga, sementara bawang masih bertahan di angka standar. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pengendalian inflasi di Musi Banyuasin. Pemerintah daerah pun memberikan jaminan bahwa pasokan sembako akan terus dijaga agar tetap mencukupi hingga hari raya tiba, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan aksi belanja berlebihan.

Fasilitas publik

Namun, sidak kali ini tidak hanya bicara soal angka dan harga. Wabup Rohman menangkap kegelisahan lain dari para pedagang dan pengunjung pasar. Sambil memantau stok, ia menyerap aspirasi mengenai kondisi infrastruktur pasar yang mulai dikeluhkan. Atap bangunan yang bocor saat hujan tiba serta semrawutnya tata kelola parkir menjadi catatan merah yang segera masuk dalam agenda perbaikan pemerintah daerah.

Bagi para pedagang, sarana dan prasarana yang layak adalah magnet utama untuk menarik pembeli. Area parkir yang tidak tertata sering kali membuat masyarakat enggan masuk ke dalam pasar dan lebih memilih berbelanja di tempat lain yang dianggap lebih praktis. Keluhan ini direspons serius oleh Abdur Rohman. Ia menyadari bahwa stabilitas ekonomi pasar juga sangat bergantung pada kenyamanan infrastrukturnya.

“Kondisi Pasar Randik ini memang memerlukan perhatian bersama. Kita tidak ingin masyarakat tidak nyaman saat berbelanja karena parkir yang tidak rapi atau fasilitas yang rusak. Kami akan segera berkoordinasi dengan pengelola untuk menyiapkan langkah renovasi secara bertahap serta menata ulang kantong-kantong parkir agar lebih representatif,” tegas Abdur Rohman. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah belanja warga di pasar tradisional.

Baca juga  Misteri Tewasnya Pemas di Kebun Sawit. Diduga Dirampok dan Dibunuh, Motor dan HP Korban Raib

Komitmen daerah

Kehadiran jajaran Pemkab Muba, mulai dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan, menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga ketahanan pangan. Upaya preventif ini diharapkan menjadi benteng pertahanan bagi stabilitas sosial-ekonomi Muba di tengah dinamika nasional yang fluktuatif.

Pemerintah daerah berharap, dengan terjaganya harga dan perbaikan fasilitas pasar ke depannya, perputaran uang di Musi Banyuasin dapat terus tumbuh positif. Stabilitas ini pada akhirnya bukan hanya tentang angka di atas kertas, melainkan tentang senyum tenang para ibu rumah tangga saat pulang dari pasar dengan keranjang belanja yang terisi penuh tanpa beban harga yang memberatkan. (*)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.