Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramadan Pemkab MUBA

Banner Ramadan DPRD OKI

Banner Ramadan Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
Muba Maju Lebih Cepat

Muba Matangkan Sinergi Demi Kenyamanan Mudik Lebaran 2026

×

Muba Matangkan Sinergi Demi Kenyamanan Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Muba Matangkan Sinergi Demi Kenyamanan Mudik Lebaran 2026
Pemkab Muba dan Polres Muba siapkan Operasi Ketupat Musi 2026. Fokus sinergi lintas sektoral demi keamanan dan kenyamanan pemudik di jalur lintas Sumatera. Dok. Diskominfo Muba

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai memetakan titik-titik krusial menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui Operasi Ketupat Musi 2026, pemerintah daerah dan kepolisian berkomitmen memastikan jalur lintas Sumatera tidak hanya menjadi perlintasan yang aman, tetapi juga manusiawi bagi para pemudik.

SEKAYU, NUSALY – Jalur lintas Sumatera yang membelah Musi Banyuasin (Muba) selalu menjadi ujian berat setiap musim mudik tiba. Volume kendaraan yang melonjak tajam menuntut kesiapan ekstra dari seluruh instansi. Menyadari beban tersebut, Pemerintah Kabupaten Muba bersama Polres Muba menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Musi-2026” di Aula Alex Noerdin, Senin (9/3/2026).

Mewakili Bupati HM Toha Tohet, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ardiansyah, menegaskan bahwa koordinasi tahun ini harus melampaui sekadar rutinitas di atas kertas. Muba adalah titik lelah bagi pemudik dari arah Lampung maupun Jambi. Oleh karena itu, kesiapan pos pengamanan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan urusan nyawa di jalan raya.

Sinergi Instansi

Efektivitas pengamanan arus mudik kali ini sangat bergantung pada seberapa cair komunikasi antarlembaga. Ardiansyah meminta agar pembagian tugas antara Dinas Perhubungan, tenaga medis, dan personel keamanan dilakukan secara presisi. Tidak boleh ada ego sektoral saat lonjakan kendaraan mulai mengunci titik-titik rawan di Bumi Serasan Sekate.

“Koordinasi harus ditingkatkan. Kami ingin para pemudik yang masuk ke wilayah Muba merasa lebih nyaman dan terlindungi,” ujar Ardiansyah. Ia juga menginstruksikan pemantauan berkala di setiap Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan). Tujuannya agar setiap kendala teknis, mulai dari kemacetan hingga gangguan kesehatan pemudik, bisa direspons dalam hitungan menit.

Pola Operasi

Operasi “Ketupat Musi 2026” dirancang dengan pendekatan yang lebih preventif namun tetap waspada. Wakapolres Muba, Kompol Iwan Wahyudi, menjelaskan bahwa pengerahan personel tahun ini akan didukung penuh oleh fungsi intelijen dan penegakan hukum yang terukur. Fokus utamanya jelas: menjamin keamanan warga yang beribadah sekaligus mengawal arus mudik dan balik agar tetap lancar.

Polisi tidak hanya berjaga di jalan raya. Pengamanan juga mencakup pencegahan tindak kriminalitas yang kerap memanfaatkan kelengahan di titik-titik keramaian. Pengamanan shalat tarawih hingga perayaan Idul Fitri menjadi satu paket dalam operasi pola khusus ini. Targetnya adalah mewujudkan zero accident dan menjaga ketertiban lalu lintas di sepanjang jalur lintas Sumatera wilayah Muba.

Fasilitas Publik

Pos-pos pelayanan yang didirikan sepanjang jalur Muba tahun ini didesain lebih ramah pemudik. Selain fungsi keamanan, pos ini juga diposisikan sebagai jaring pengaman bagi mereka yang kelelahan. Ketersediaan informasi jalur alternatif dan layanan medis darurat menjadi poin penting yang dibahas dalam rakor tersebut.

Kehadiran pemerintah dan aparat di lapangan diharapkan memberikan ketenangan psikologis bagi masyarakat. “Mudah-mudahan semua rencana ini bisa memberikan banyak kemudahan untuk masyarakat,” tutur Ardiansyah.

Melalui persiapan yang matang ini, Musi Banyuasin ingin membuktikan diri sebagai tuan rumah yang bertanggung jawab bagi para perantau yang melintas. Mudik aman bukan sekadar jargon, melainkan hasil dari kerja keras lintas sektoral yang dimulai dari meja rapat hingga ke aspal jalanan. (dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!