Pelantikan Pengganti Antarwaktu sisa masa jabatan 2024–2029 jadi momentum eksekutif dan legislatif pererat barisan bangun Bumi Serasan Sekate.
SEKAYU, NUSALY – Estafet amanah wakil rakyat di kursi parlemen Musi Banyuasin (Muba) resmi berpindah tangan. Sodingun, SH, secara konstitusional dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Muba menggantikan almarhum Nyadiyanto, SH, dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II, Senin (6/4/2026). Kehadiran wajah baru di jajaran legislatif ini diharapkan menjadi “darah segar” bagi mesin pemerintahan dalam menuntaskan agenda pembangunan yang kian kompleks.
Bupati Muba HM Toha Tohet, SH, yang hadir langsung bersama Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, menegaskan bahwa DPRD bukanlah lawan tanding, melainkan mitra sejajar yang memegang kunci keberhasilan daerah. Baginya, kekosongan kursi yang kini telah terisi adalah sinyal untuk kembali mengencangkan ikat pinggang dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Mitra Strategis Bukan Ban Serep
Toha Tohet tidak ingin pelantikan ini sekadar urusan formalitas pengisian jabatan. Ia membidik komitmen nyata dari Sodingun untuk segera “tancap gas” beradaptasi dengan ritme kerja parlemen yang dinamis. Di tengah tuntutan publik yang makin kritis, sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Selamat bekerja untuk Saudara Sodingun. Pelantikan ini adalah amanat undang-undang yang harus dijalankan. Ke depan, tantangan kita tidak ringan, butuh kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD agar kesejahteraan warga Muba benar-benar terasa,” ujar Toha Tohet dengan nada tegas di hadapan forum paripurna.
Bupati yang didampingi Sekda Syafaruddin ini meyakini, dengan latar belakang hukum yang dimiliki Sodingun, fungsi legislasi dan pengawasan di DPRD bakal makin berotot. Komunikasi yang cair antar-anggota dewan menjadi prasyarat mutlak agar kebijakan daerah tidak mandek di tengah jalan.
Suara Rakyat di Garis Depan
Senada dengan eksekutif, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay menaruh harapan besar pada pundak Sodingun. Pengganti Antarwaktu (PAW) ini memikul beban moral untuk meneruskan perjuangan almarhum Nyadiyanto dalam menyuarakan kebutuhan konstituen. Afitni menekankan bahwa kehadiran Sodingun harus mampu menebalkan kinerja lembaga, terutama dalam urusan penganggaran yang berpihak pada rakyat.
“Amanah ini berat, harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh. Kami harap Saudara Sodingun segera menyatu dengan ritme kerja lembaga dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan maksimal,” tegas Afitni.
Dengan formasi yang kembali lengkap, DPRD Muba kini punya energi penuh untuk mengawal sisa masa jabatan hingga 2029. Sinergi yang digelorakan dalam paripurna ini mengirim pesan kuat: pemerintah dan parlemen Muba siap beradu gagasan demi satu tujuan, yakni kemajuan Bumi Serasan Sekate yang lebih inklusif. (*/dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





