Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Ucapan Sekda MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan
Kamtibmas

Kapolda Sumsel Viral di Media Sosial Usai Kedapatan Gunakan Kendaraan Dinas Lantas Tanpa Pengawalan Mewah

×

Kapolda Sumsel Viral di Media Sosial Usai Kedapatan Gunakan Kendaraan Dinas Lantas Tanpa Pengawalan Mewah

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sumsel Viral di Media Sosial Usai Kedapatan Gunakan Kendaraan Dinas Lantas Tanpa Pengawalan Mewah
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho gunakan kendaraan dinas Lantas tanpa pengawalan mewah. Dok. Humas Polda Sumsel

Aksi rendah hati Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memanen apresiasi luas dari netizen hingga pendakwah Ustadz Das’ad Latif sebagai cerminan kepemimpinan amanah.

PALEMBANG, NUSALY – Jagat digital Sumatera Selatan tengah dihebohkan oleh cuplikan video yang memperlihatkan sisi lain dari pimpinan tertinggi Polri di Bumi Sriwijaya.

Alih-alih menunggangi mobil mewah dengan pengawalan ketat, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho justru terekam kamera tengah menjalankan tugas operasional menggunakan kendaraan dinas Lalu Lintas (Lantas).

Momen langka ini menjadi buah bibir lantaran dianggap meruntuhkan sekat formalitas yang biasanya melekat pada pejabat tinggi bintang dua.

Kesederhanaan yang tertangkap kamera tersebut memicu gelombang sentimen positif di berbagai platform media sosial.

Banyak warga menilai tindakan sang Jenderal sebagai bentuk nyata dari sikap merakyat yang tidak lagi mengejar prestise jabatan, melainkan fungsionalitas dalam melayani publik di tengah kemacetan kota.

Teladan Pemimpin Tanpa Sekat

Menanggapi fenomena tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa aksi Kapolda merupakan instruksi tanpa kata bagi seluruh personel di lapangan.

Penggunaan kendaraan dinas Lantas dipilih agar pemantauan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan menyentuh langsung akar persoalan di jalanan.

“Bapak Kapolda ingin menegaskan bahwa tidak ada jarak antara pimpinan dan anggota. Kendaraan hanyalah alat untuk mengabdi, bukan simbol kemewahan. Beliau ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap prima dengan terjun langsung tanpa sekat protokoler yang kaku,” ujar Nandang Mu’min Wijaya, Senin (6/4/2026).

Langkah ini diharapkan mampu mengikis stigma eksklusivitas pejabat kepolisian dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang tengah gencar melakukan transformasi pelayanan.

Sorotan dan Doa dari Ustadz Das’ad Latif

Aksi spontan Irjen Pol Sandi Nugroho ini turut menyita perhatian pendakwah kondang Ustadz Das’ad Latif. Melalui pandangannya yang tajam, ia menyebut fenomena ini sebagai oase di tengah dahaga publik akan sosok pemimpin yang sadar bahwa jabatan hanyalah titipan sementara.

Menurutnya, kerelaan seorang Kapolda untuk berbaur dengan situasi lalu lintas menggunakan sarana seadanya adalah cerminan dari hati yang ikhlas dalam beramal.

“Masya Allah, inilah kepemimpinan yang kita butuhkan. Ketika Pak Kapolda mau turun menggunakan motor atau mobil dinas biasa, itu tandanya beliau sadar jabatan tidak boleh membuat seseorang merasa besar. Beliau tidak mengejar kemewahan dunia, tapi mengejar rida Allah melalui pengabdian kepada rakyat,” ungkap Ustadz Das’ad Latif dengan nada menyejukkan.

Hingga saat ini, unggahan mengenai kesigapan Kapolda Sumsel tersebut terus dibanjiri ribuan komentar positif. Warga Palembang mengaku bangga memiliki pimpinan yang tidak canggung berbaur di ruang publik.

Tren positif ini diharapkan mampu menular ke lingkungan birokrasi lainnya, mengembalikan esensi jabatan sebagai pelayan masyarakat tanpa batas formalitas yang berlebihan. (emen)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.