Rapat penetapan hasil Tes Potensi Akademik pastikan proses penerimaan siswa baru akuntabel. Sistem penilaian berbasis bobot prestasi rapor dan ujian tertulis jadi instrumen utama menjaring talenta unggul di Musi Banyuasin.
SEKAYU, NUSALY – SMP Negeri 6 Sekayu menetapkan hasil Tes Potensi Akademik (TPA) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Sekayu, Rabu 8 April 2026. Proses seleksi diikuti ratusan pendaftar ditekankan pada aspek objektivitas guna menjaga integritas dunia pendidikan. Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 6 Sekayu Mismilah menyatakan seluruh rangkaian seleksi dilakukan ketat guna menjaring calon peserta didik kualifikasi standar sekolah unggulan.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin Muhamad Husyaini menegaskan proses SPMB ikuti regulasi dan berjalan akuntabel. Integritas seleksi parameter utama menjaga mutu pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin. Dinas Pendidikan apresiasi konsistensi sekolah menerapkan sistem penilaian transparan sehingga minimalisir risiko intervensi non-akademik dalam penerimaan siswa baru.
Pemerintah Kecamatan Sekayu dukung penuh pemeliharaan standar kualitas di SMPN 6 Sekayu sebagai pencetak generasi unggul. Camat Sekayu Edi Heryanto sebut kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan bergantung pada transparansi seleksi. Keberhasilan pelaksanaan TPA diharapkan jadi barometer bagi sekolah lain di wilayah Musi Banyuasin dalam mengelola penerimaan murid baru berbasis prestasi.
Metodologi dan kelulusan
Ketua Panitia SPMB Barkun Iskandar paparkan rincian teknis penilaian kombinasi 80 persen hasil Tes Potensi Akademik dan 20 persen nilai rapor. Total 339 pendaftar, sebanyak 331 siswa hadir ikuti ujian tertulis. Berdasarkan tabulasi skor akhir, panitia menetapkan 95 peserta peringkat tertinggi dinyatakan diterima. Sebanyak 8 peserta lainnya masuk kategori cadangan guna antisipasi dinamika proses daftar ulang.
Vabian Dananjaya Molisky dari SD Negeri 4 Sekayu tempati peringkat pertama nilai akhir 84,66. Evelyn Claresta Nathanella Ginting dari SD Negeri 3 Sekayu peringkat kedua skor 81,34. Peringkat ketiga diraih Aisyah Irdina dari SD Negeri 8 Sekayu nilai 80. Batas bawah kelulusan peringkat ke-95 diraih Adelia Calista Sari dari SDIT An-Nuriyah Sekayu penanda ketat kompetisi sekolah tersebut.
Panitia jamin kerahasiaan data hasil ujian hingga pengumuman resmi dilakukan. Sistem pembobotan dominan hasil TPA bertujuan ukur kemampuan riil calon siswa secara adil. Dinas Pendidikan minta peserta lulus segera lakukan pemberkasan sesuai jadwal guna kelancaran administrasi tahun ajaran baru.
Keberlanjutan mutu
Penetapan hasil seleksi bagian upaya berkelanjutan memetakan potensi akademis siswa sejak dini di Musi Banyuasin. Konsistensi menjaga kualitas input siswa linier dengan prestasi sekolah tingkat provinsi maupun nasional. Manajemen sekolah berkomitmen tingkatkan fasilitas pembelajaran guna dukung ekosistem pendidikan kompetitif dan inovatif.
Dukungan Komite Sekolah dan orang tua elemen penting kesuksesan transisi administrasi pascapengumuman. Dinas Pendidikan beri apresiasi dedikasi jajaran dewan guru SMPN 6 Sekayu tetap jaga standar mutu tengah masa transisi kepemimpinan sekolah. Hasil seleksi langkah awal solid bagi para siswa menempuh jenjang pendidikan menengah.
Masyarakat imbau terima hasil pengumuman secara terbuka cermin kompetensi akademis jujur. Keberhasilan sistem seleksi berbasis prestasi di Sekayu diharapkan dorong motivasi belajar siswa tingkat sekolah dasar. Kualitas pelaksanaan SPMB terjaga modal utama kemajuan sumber daya manusia di Kabupaten Musi Banyuasin. (dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





