Warga di pelosok Lubuk Batang kini tak perlu lagi membayangkan perjalanan jauh ke pusat kota untuk sekadar mendapatkan perawatan inap. Pemerintah Kabupaten OKU mulai mematangkan rencana peningkatan status Puskesmas Gunung Meraksa guna mendekatkan akses kesehatan bagi warga desa.
LUBUK BATANG, NUSALY – Urusan kesehatan di tingkat akar rumput sering kali terganjal jarak. Warga yang butuh perawatan intensif biasanya terpaksa dilarikan ke pusat kabupaten karena puskesmas terdekat hanya melayani rawat jalan.
Kondisi inilah yang coba dipangkas Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah saat mendatangi Puskesmas Gunung Meraksa, Jumat (8/5/2026).
Teddy datang untuk melihat realita fasilitas di sana. Kunjungan ini adalah persiapan teknis mengubah status puskesmas menjadi unit rawat inap.
Didampingi jajaran pemerintah desa, ia menyusuri lorong-lorong bangunan guna memetakan ruang mana saja yang layak ditingkatkan fungsinya.
Fasilitas yang Menyusul Harapan
Bagi masyarakat Lubuk Batang, kehadiran layanan rawat inap sudah jadi kebutuhan mendesak. Teddy sadar infrastruktur kesehatan tingkat dasar harus kuat agar beban rumah sakit umum tidak meluap.
Ia menjanjikan pemenuhan sarana medis dalam waktu dekat agar transisi status ini tidak cuma berhenti di atas kertas.
“Kami ingin fasilitas ini tuntas. Semua kebutuhan sarana akan kita lengkapi pelan-pelan supaya warga di sini benar-benar merasakan pelayanan maksimal,” ujar Teddy di sela pengecekan.
Fokus utamanya adalah memastikan peralatan medis dan ketersediaan ranjang pasien memenuhi standar. Jika ini berhasil, puskesmas akan jadi benteng pertama yang mumpuni menangani keadaan darurat medis sebelum pasien harus dirujuk lebih jauh.
Nadi Pelayanan Ada pada Petugas
Namun, gedung bagus bukan jaminan tanpa personel sigap. Di sela-sela pemeriksaan, Teddy mengamati cara kerja para tenaga kesehatan (nakes).
Ia menangkap ada semangat konsisten dari para nakes untuk melayani warga meski di tengah keterbatasan fasilitas yang ada saat ini.
Ketulusan para petugas medis inilah yang membuat pemerintah daerah optimistis. Bagi Teddy, teknologi dan gedung hanyalah alat; roh pelayanan tetap berada pada sentuhan kemanusiaan para nakes.
Semangat inilah yang diharapkan terjaga ketika nantinya puskesmas sudah resmi melayani pasien rawat inap secara penuh.
Peningkatan status Puskesmas Gunung Meraksa pada akhirnya adalah pertaruhan kredibilitas layanan publik di tingkat desa. Jika akses kesehatan selesai di tingkat kecamatan, produktivitas warga pun akan lebih terjaga.
Sebuah puskesmas mumpuni di pelosok adalah bukti nyata bahwa negara tidak sedang memunggungi warganya yang tinggal jauh dari hiruk-pikuk kota. (Jum Radit)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.




