Scroll untuk baca artikel
Banner Sumsel Maju untuk Semua

Banner Bijak Digital Pemkab MUBA

Peristiwa Terkini

Sebut Tiga Nama Pejabat Internal, Warga Pusar Preteli Praktik KKN di Semen Baturaja

×

Sebut Tiga Nama Pejabat Internal, Warga Pusar Preteli Praktik KKN di Semen Baturaja

Sebarkan artikel ini
Sebut Tiga Nama Pejabat Internal, Warga Pusar Preteli Praktik KKN di Semen Baturaja
Perwakilan manajemen PT Semen Baturaja bidang Health, Safety, and Environment (HSE), David. Dok. Jum Radit/Nusaly.com

Ruang mediasi antara demonstran dan manajemen anak usaha BUMN itu berlangsung tegang. Koordinator aksi membeberkan manifes data belasan pekerja titipan yang diduga diselundupkan lewat jalur nepotisme.

BATURAJA, NUSALY – Tuntutan masyarakat ring satu Desa Pusar terhadap transparansi sistem ketenagakerjaan di PT Semen Baturaja (Tbk) memasuki fase pembuktian materiil.

Dalam forum audiensi darurat yang digelar pascabari-kade portal angkutan, perwakilan massa membongkar manifes dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang melibatkan sejumlah perwira tinggi manajemen pabrik semen pelat merah tersebut.

Pertemuan tertutup yang berlangsung di dalam kompleks administrasi perusahaan pada Senin (18/5/2026) siang itu berjalan dinamis di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Di hadapan perwakilan direksi dan satuan intelijen keamanan, koordinator aksi secara frontal membeberkan modus operandi pencopotan pekerja lokal yang sengaja dilakukan demi memberi ruang bagi kerabat dekat oknum pejabat internal.

Ketegangan mencuat saat pihak demonstran menilai manajemen hulu sengaja berlindung di balik regulasi korporasi BUMN untuk menjustifikasi ketimpangan kuota pekerja harian yang merugikan pemuda daerah.

Manifes Titipan

Alibi manajemen perusahaan langsung dipatahkan oleh Koordinator Aksi, Dedi Wijaya, yang secara terbuka mempreteli tiga nama pejabat teras PT Semen Baturaja yang dituding sebagai aktor intelektual di balik suburnya praktik nepotisme.

Di depan meja perundingan, Dedi menyebut inisal “MO” yang menjabat sebagai General Manager (GM), Sb selaku Kepala Bagian (Kabag), dan Sh.

Ketiganya dituduh sengaja memanfaatkan otoritas jabatan untuk meloloskan belasan anggota keluarga, mulai dari beradik ipar, keponakan, hingga kakak kandung, masuk ke dalam kluster kerja strategis pabrik tanpa melalui sistem saringan berkas resmi.

Praktik culas ini dibarengi dengan kebijakan pemecatan sepihak (tumbal) terhadap pekerja lokal dengan mencari-cari kesalahan teknis yang remeh.

Dedi mencontohkan dirinya sendiri yang didepak dari unit Gudang Kantong (Merho) secara sepihak pada bulan ke-10, padahal sisa kontrak kerjanya (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) masih menyisakan lima bulan hingga Maret, tanpa diberikan uang kompensasi sepeser pun.

“Ada oknum jabatannya GM bernama M. Saya diberhentikan, dia memasukkan keponakannya. Belum lama lagi, orang lokal diberhentikan, masuk lagi kakaknya. Kalau dihitung, ada lebih dari 20 orang titipan bawaan dari dia, termasuk keluarganya sendiri ada 15 orang yang beradik ipar. Mana lagi kesempatan kami putra daerah? Padahal tahun 2018 lahan kami dibeli dengan janji lisan akan dipekerjakan,” beber Dedi dengan nada tinggi.

Dedi juga menyoroti pemecatan terbaru terhadap enam pekerja lokal di unit timbangan yang dituduh ikut melakukan aksi unjuk rasa terdahulu, yang sengaja diembuskan oleh oknum manajemen agar mereka bisa memasukkan tenaga kerja pasokan sekunder baru dari luar daerah OKU.

Intervensi Intelkam

Melihat tensi diskusi yang mulai mengarah pada konfrontasi verbal, Kepala Satuan Intelijen Keamanan (Kasat Intelkam) Polres OKU yang baru, AKP Budiyono, langsung mengambil posisi di tengah guna menengahi perdebatan dan menawarkan jalan keluar konkret bagi kedua belah pihak.

Otoritas keamanan teritorial mendesak manajemen PT Semen Baturaja untuk menanggalkan sikap tertutup dan membuka pos data ketenagakerjaan secara transparan pada pekan depan.

Budiyono meminta korporasi mengklasifikasikan secara jujur jumlah riil pekerja asal Desa Pusar dan memangkas habis slot karyawan yang terbukti masuk lewat jalur KKN guna dialihkan kepada para demonstran yang memiliki kompetensi.

“Di zaman sekarang semua harus transparan, apalagi ini menyangkut urusan perut dan kesejahteraan. Tolong pihak PT Semen benar-benar didatakan dan dijelaskan ke warga, mana yang dari Pusar, mana yang dari luar. Terus nanti cari slot kosong, yang KKN perlu dikurangi. Jangan sampai masalah ini berlarut-larut. Hari ini saja kita mengawal sudah capek dan panas, jangan sampai situasi melebar hingga berhari-hari,” tegas AKP Budiyono.

Opsi Evaluasi

Merespons tekanan balik dari warga dan pihak kepolisian, perwakilan manajemen PT Semen Baturaja bidang Health, Safety, and Environment (HSE), David, mengakui bahwa sirkulasi tenaga kerja teknis di lingkungan pabrik tidak dikelola secara langsung oleh hulu BUMN, melainkan diserahkan kepada pihak ketiga melalui vendor afiliasi seperti BRDI dan Sembajak.

Kendati demikian, David menyatakan menerima seluruh catatan audit sosial dan nama-nama pejabat yang dituding melakukan praktik titipan sebagai bahan evaluasi internal di tingkat direksi utama.

Manajemen berjanji akan menemui para pejabat yang bersangkutan guna melakukan verifikasi kebenaran data 15 karyawan titipan tersebut.

Pihak perusahaan meminta waktu jeda (cooling down) selama beberapa hari ke depan untuk menghitung kembali volume kebutuhan produksi dan mencari celah lowongan baru pada unit kerja tertentu.

“Kami butuh waktu untuk diskusi internal dan melihat apakah ada pekerjaan baru yang bertambah atau slot yang terbuka. Kami minta waktu beberapa hari ke depan untuk evaluasi. Nanti kita ketemu lagi dengan posisi yang enak, Bapak bawa data warga yang butuh kerja, kami juga bawa data evaluasi internal kami,” pungkas David.

Massa aksi akhirnya bersedia membuka kembali portal angkutan semen secara bersyarat, namun mengancam akan menurunkan gelombang massa yang lebih besar selama tiga hari berturut-turut jika dalam waktu satu pekan ke depan direksi tidak memberikan keputusan hitam di atas putih terkait pembersihan oknum KKN dan penerimaan mereka kembali bekerja. (Jum Radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang