Kehadiran Bupati Toha Tohet di Desa Sungai Angit ditandai dengan penghargaan khusus dan penandatanganan langsung sertifikat bagi santri yang khatam tiga puluh juz.
BABAT TOMAN, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan sebagai fondasi utama pembangunan karakter generasi muda. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui pendampingan langsung terhadap lembaga pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa guna memastikan lahirnya generasi yang berakhlak mulia.
Wujud kepedulian tersebut terlihat saat Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Masjid At-Tauhid, Desa Sungai Angit, Kecamatan Babat Toman, Minggu (14/6/2026). Agenda religius ini disinergikan dengan momen Haflah Akhirussanah Angkatan ke-V sekaligus Milad ke-17 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Nurul Ilmi.
Kehadiran orang nomor satu di Musi Banyuasin tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh ratusan santri, wali murid, tokoh agama, serta elemen masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari. Momen pergantian tahun baru Islam ini diarahkan sebagai sarana evaluasi kolektif dalam meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat.
Sarana Introspeksi
Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan spirit Tahun Baru Islam sebagai momentum emas untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri. Semangat hijrah harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, penguatan rasa persatuan, dan gotong royong dalam membangun daerah.
Pemerintah daerah juga memberikan penghormatan tinggi atas konsistensi TPA Nurul Ilmi yang selama 17 tahun tanpa henti mencetak generasi muda yang akrab dengan nilai-nilai keislaman. Perjalanan panjang tersebut dinilai sebagai bukti nyata adanya sinergi yang kuat antara pengelola pendidikan, orang tua, dan pemerintah desa dalam membentengi moral anak-anak dari tantangan zaman.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar TPA Nurul Ilmi yang pada hari ini melaksanakan Haflah Akhirussanah Angkatan ke-V sekaligus merayakan Milad ke-17. Ini adalah bukti nyata kontribusi dalam mendidik generasi muda agar mencintai Al-Qur’an dan memiliki karakter yang baik,” ujar Toha Tohet.
Apresiasi Khusus
Dalam prosesi wisuda tahun ini, sebanyak 24 santri TPA Nurul Ilmi resmi dinyatakan lulus menempuh jenjang pendidikan keagamaan. Suasana khidmat berubah menjadi haru bercampur bangga saat diumumkan adanya empat santri yang berhasil menyelesaikan hafalan khatam 30 juz Al-Qur’an secara sempurna.
Sebagai bentuk apresiasi mendalam terhadap capaian luar biasa tersebut, Bupati Toha Tohet secara spontan menyatakan kesediaannya untuk menandatangani langsung sertifikat kelulusan para santri penghafal Al-Qur’an tersebut. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk motivasi tingkat tinggi dari seorang pemimpin daerah agar anak-anak muda di pelosok desa semakin termotivasi memperdalam ilmu agama.
“Kepada para santri yang hari ini diwisuda, saya mengucapkan selamat atas capaian yang telah diraih. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk menjadi generasi yang cerdas, beriman, bertakwa, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” kata Bupati Toha Tohet menyemangati para santri.
Sinergi Daerah
Ketua Pengurus Masjid At-Tauhid Ruslan Tamimi SAg menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kesediaan bupati untuk hadir langsung di tengah padatnya roda birokrasi pemerintahan kabupaten. Kehadiran fisik seorang pemimpin di tengah acara keagamaan desa dinilai memberikan dampak psikologis yang positif bagi semangat mengajar para ustaz dan ustazah.
Acara yang berlangsung penuh kebersamaan ini juga dihadiri oleh Camat Babat Toman Darwin, Kabid Komunikasi Publik Diskominfo Muba Jerry Rinoldy yang hadir mewakili Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, serta Kabag Prokopim Setda Muba M Agung Perdana. Turut menyaksikan pula Kepala Desa Sungai Angit Zubaidah, Ketua TPA Nurul Ilmi Ummi Latifah, dan tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian perayaan milad diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia lembaga pendidikan keagamaan tersebut. Nuansa religius semakin kental saat seluruh jamaah menyimak dengan khidmat tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadzah Masruroh sebagai penutup acara. ***
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang




