Langkah seleksi berbasis komputer murni diterapkan SMAN 5 OKU secara ketat guna membuka ruang penjaringan terbuka bagi siswa berprestasi di luar wilayah domisili reguler.
BATURAJA, NUSALY – Manajemen SMA Negeri 5 Ogan Komering Ulu memperketat standarisasi akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun ajaran ini. Pendekatan berbasis teknologi tersebut diterapkan secara konsisten guna memastikan seluruh proses penilaian kompetensi calon peserta didik berlangsung objektif dan bebas dari intervensi luar.
Komitmen penegakan integritas sistem seleksi tersebut mengemuka seiring dibukanya pendaftaran tahap kedua untuk jalur Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tahapan ini dirancang secara khusus untuk memberikan kesempatan komparatif yang setara bagi lulusan sekolah menengah pertama, terutama yang bertempat tinggal di luar wilayah zonasi domisili reguler.
Sebelumnya, pada pendaftaran tahap pertama, pihak sekolah telah merampungkan penyerapan kuota reguler sebesar 35 persen yang didominasi oleh pendaftar jalur domisili lokal di wilayah Baturaja Timur. Data formal mencatat sebanyak 65 siswa lolos melalui jalur domisili, 33 siswa jalur afirmasi, 11 siswa prestasi akademik, 10 siswa prestasi non-akademik, dan 2 siswa melalui jalur mutasi tugas orang tua atau wali.
Evaluasi Data
Kepala SMA Negeri 5 Ogan Komering Ulu Ismakun Ranau Wijaya, S.Pd., Gr. memaparkan bahwa selama proses verifikasi berkas pada tahap awal, panitia internal sempat menghadapi sejumlah hambatan administratif. Kendala tersebut mayoritas bersumber dari kurangnya pemahaman calon siswa mengenai detail syarat jalur pendaftaran serta adanya ketidaksesuaian input antara nilai riil di rapor dengan nilai pada sistem aplikasi.
Guna memitigasi kesalahan data dan menjaga hak para pendaftar, panitia seleksi melakukan proses pemeriksaan ulang dokumen secara mendalam hingga dua sampai tiga kali. Evaluasi berkala pada tahapan awal ini dijadikan pijakan utama bagi pihak sekolah untuk meningkatkan efisiensi pelayanan teknis pada pembukaan jalur tes tertulis.
“Evaluasi dari tahap pertama menunjukkan pentingnya ketelitian dalam pencocokan nilai. Berdasarkan pembagian wilayah resmi dari Dinas Pendidikan, jalur domisili memang mendominasi penyerapan awal karena antusiasme masyarakat yang sangat tinggi,” ujar Ismakun Ranau Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya di Baturaja, Senin (15/6/2026).
Transparansi Ujian
Memasuki pelaksanaan tahap kedua, SMAN 5 OKU mengumumkan ketersediaan daya tampung yang cukup signifikan, yaitu sebanyak 80 kursi sisa. Seluruh proses penyaringan pada jalur ini akan bersandar penuh pada ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) guna menjamin aspek keterbukaan secara seketika di hadapan peserta dan orang tua.
Ujian kompetensi akademik tersebut dijadwalkan akan berlangsung secara serentak pada 23 Juni mendatang di tiga titik lokasi, meliputi SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 Ogan Komering Ulu. Melalui mekanisme komputerisasi murni, hasil capaian nilai peserta akan langsung keluar setelah ujian berakhir, sehingga menutup celah praktik manipulasi dari pihak mana pun.
Pihak manajemen sekolah mengimbau kepada seluruh calon peserta didik untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan fokus belajar secara mandiri serta tepat waktu dalam mengikuti jadwal ujian. Seluruh hasil kelulusan resmi berdasarkan pemeringkatan nilai CAT tersebut akan diumumkan secara terbuka pada 24 Juni melalui papan pengumuman sekolah serta platform daring resmi.
“Harapan saya laksanakan tes ini secara prosedur dan tidak usah memercayai iming-iming dari pihak luar yang menjanjikan kelulusan karena seleksi ini murni berdasarkan kompetensi akademis,” tutur Ismakun Ranau Wijaya menegaskan. (radit)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





