Capaian prestisius atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 menjadi landasan penting dalam menyusun regulasi pertanggungjawaban APBD.
PALEMBANG, NUSALY – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali mencatatkan konsistensi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Di hadapan para legislatif, Pemprov Sumsel berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk yang ke-12 kalinya secara beruntun.
Penyerahan dokumen laporan keuangan tersebut dilangsungkan dalam Rapat Paripurna XXXVI DPRD Provinsi Sumsel, Senin (15/6/2026).
Agenda utama sidang paripurna kali ini adalah penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025.
Bagi eksekutif, momentum ini menjadi ruang pembuktian kinerja birokrasi dalam setahun terakhir. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang hadir langsung dalam rapat tersebut menyatakan bahwa capaian panjang ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh organisasi perangkat daerah yang patuh pada prinsip akuntansi pemerintahan.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Gubernur Herman Deru kepada BPK RI Perwakilan Sumsel, terutama kepada tim pemeriksa yang berhasil menyelesaikan evaluasi ini tepat waktu.
Langkah ini krusial karena proses pemeriksaan berjalan sesuai mandat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, memberikan potret yang riil terhadap postur anggaran daerah.
Kepatuhan Pelaporan
Meskipun opini WTP ke-12 ini menjadi pengakuan tertinggi atas kepatuhan pelaporan, Pemprov Sumsel enggan terjebak dalam kepuasan di atas kertas.
Gubernur Herman Deru langsung menginstruksikan seluruh jajaran kepala dinas dan badan agar bergerak cepat merespons catatan dari auditor negara. Batas waktu yang diatur regulasi harus dipenuhi agar penyelesaian rekomendasi berjalan tuntas.
“Predikat WTP yang ke-12 kalinya ini adalah bentuk pengakuan atas pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan,” ujar Herman Deru saat memberikan sambutan di podium ruang rapat paripurna.
Bagi Herman Deru, predikat ini membawa tanggung jawab moral yang besar untuk terus menjaga kepercayaan publik. Oleh sebab itu, evaluasi di internal dinas langsung menjadi prioritas utama eksekutif begitu sidang paripurna ditutup.
“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara baik, tepat, dan tuntas sesuai batas waktu yang ditentukan,” kata Herman Deru menegaskan instruksinya.
Langkah cepat ini sangat penting karena seluruh hasil pemeriksaan substantif dari BPK RI akan langsung dikonversi menjadi bahan utama penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Pembahasan regulasi tersebut dijadwalkan bergulir bersama legislatif dalam waktu dekat.
Catatan Perbaikan
Di sisi lain, Staf Ahli BPK Bidang Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan, Dr. Edward Ganda Nasional Simanjuntak, memaparkan bahwa opini ini diberikan karena laporan keuangan daerah dinilai telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.
Namun, bukan berarti tanpa celah. BPK tetap menyertakan beberapa penekanan penting yang wajib diperhatikan serius oleh Pemprov Sumsel untuk memperkuat sistem internal mereka ke depan.
Catatan strategis yang membutuhkan atensi tersebut meliputi manajemen likuiditas keuangan daerah, akurasi penggunaan dana yang dibatasi, serta pengelolaan belanja dan aset daerah.
Mekanisme penyaluran Bantuan Keuangan Khusus juga tidak luput dari rekomendasi perbaikan agar ke depan sistemnya jauh lebih sempurna.
“BPK memberikan rekomendasi sebagai masukan konstruktif untuk perbaikan sistem tata kelola keuangan daerah di masa yang akan datang,” tutur Dr. Edward.
Rekomendasi dari BPK RI ini dipandang sebagai instrumen penting untuk membenahi sistem pengendalian internal di tingkat daerah. Lewat sinergi yang ketat antara fungsi pengawasan BPK, fungsi legislasi dari DPRD, serta komitmen eksekutif, Pemprov Sumsel optimistis dapat terus menjaga standar tertinggi akuntansi publik ini demi kemaslahatan masyarakat luas. ***
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang





