Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

SAYANGI OKU

Kepulangan Jemaah Haji Ogan Komering Ulu Menjadi Berkah Sosial Daerah

×

Kepulangan Jemaah Haji Ogan Komering Ulu Menjadi Berkah Sosial Daerah

Sebarkan artikel ini
Kepulangan Jemaah Haji Ogan Komering Ulu Menjadi Berkah Sosial Daerah
Wakil Bupati OKU Marjito Bachri menyambut kepulangan 228 jemaah haji kloter pertama di Islamic Center Baturaja dengan layanan kesehatan dan transportasi terintegrasi. Dok. Kominfo OKU

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu memfasilitasi kepulangan 228 jemaah haji kloter pertama di Islamic Center Baturaja sebagai bentuk penghormatan institusional sekaligus penguatan nilai spiritualitas komunitas lokal.

BATURAJA, NUSALY – Kedatangan kembali para jemaah haji dari Tanah Suci selalu menjadi salah satu momentum kultural dan keagamaan paling syahdu bagi masyarakat di daerah.

Lebih dari sekadar ketibaan fisik setelah menempuh perjalanan jauh lintas benua, kepulangan ini membawa harapan baru bagi penguatan simpul sosial dan moral di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Suasana haru dan khidmat tersebut menyelimuti kompleks Islamic Center Baturaja pada Kamis (18/6/2026) pagi.

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu Ir. H. Marjito Bachri hadir langsung untuk menyambut kedatangan jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten OKU.

Sebanyak 228 jemaah haji dipastikan tiba kembali di kampung halaman dengan selamat setelah merampungkan seluruh rangkaian ibadah di koridor suci Mekkah dan Madinah.

“Alhamdulillah jemaah OKU pulang dalam keadaan sehat. Ini berkah untuk kita semua,” ujar Marjito Bachri saat memberikan keterangan di sela-sela prosesi penyambutan jemaah.

Nilai Kemanusiaan

Pemerintah daerah memandang pemeliharaan kualitas spiritual pasca-ibadah sebagai modal sosial yang berharga untuk pembangunan daerah.

Oleh karena itu, Marjito berpesan agar seluruh pengalaman spiritual dan transformasi kepribadian yang didapatkan selama berada di Mekkah dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan domestik dan bertetangga.

Jemaah haji diharapkan mampu menjadi teladan moral yang mempererat kerukunan di tengah masyarakat.

“Jaga kesehatan, kumpul keluarga dulu. Nanti berbagi pengalaman dengan tetangga dan masyarakat,” pesan Marjito kepada para jemaah yang baru saja turun dari bus angkutan.

Di balik kegembiraan massal tersebut, terselip pula rasa duka mendalam yang mewarnai catatan kepulangan tahun ini.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah OKU H. Jauhari, S.E., M.Si. memaparkan dinamika data manifes jemaah secara transparan.

Dari total perencanaan awal, terjadi perubahan jumlah jemaah yang disebabkan oleh faktor takdir kemanusiaan di lapangan.

“Jumlah awal semuanya sebanyak 230, yang kembali pulang sebanyak 228 jemaah. Satu jemaah meninggal di Mekkah, satunya memang gagal berangkat,” terang Jauhari mengenai kondisi mutakhir rombongan kloter pertama tersebut.

Layanan Terintegrasi

Demi menjamin kenyamanan dan keselamatan para jemaah, Pemerintah Kabupaten OKU telah menggelar operasi pelayanan terintegrasi semenjak titik debarkasi.

Fasilitasi yang disiapkan mencakup penyediaan armada bus khusus untuk mengantar kepulangan jemaah dari Asrama Haji Palembang menuju Islamic Center Baturaja, pendirian tenda penyambutan yang representatif, hingga penyiapan tim medis untuk pemeriksaan kesehatan darurat bagi jemaah lansia atau yang mengalami kelelahan fisik.

Tradisi pelayanan dan penyambutan ini rutin digelar secara konsisten oleh pemkab dari tahun ke tahun. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pelayanan publik sekaligus penghormatan institusional tertinggi dari jajaran birokrasi daerah terhadap para warga negara yang baru saja menunaikan kewajiban religius mereka.

Saat ini, seluruh prosesi serah terima administratif dan penjemputan mandiri telah berjalan dengan tertib. Jauhari menjelaskan bahwa seluruh jemaah kloter pertama ini kini telah sepenuhnya berkumpul kembali dengan lingkaran keluarga mereka masing-masing di berbagai wilayah kecamatan di OKU.

“Mereka tadi sudah sampai dari Palembang kita terima di Islamic Center dan sudah kembali pulang ke rumah masing-masing bersama keluarga mereka,” tukas Jauhari memungkasi penjelasannya. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang