Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

SAYANGI OKU

Belajar Keterampilan hingga Digital, 598 Lansia di OKU Diwisuda

×

Belajar Keterampilan hingga Digital, 598 Lansia di OKU Diwisuda

Sebarkan artikel ini
Belajar Keterampilan hingga Digital, 598 Lansia di OKU Diwisuda
Sebanyak 598 lansia di Kabupaten OKU diwisuda dari 17 Sekolah Lansia. Terbesar di Sumsel, para peserta dibekali wawasan digital dan keterampilan. Dok. Istimewa/Nusaly.com

Wisuda massal dari 17 sekolah lansia di Ogan Komering Ulu ini menjadi yang terbesar di Sumatera Selatan. Peserta dibekali kemampuan agar tetap mandiri dan produktif.

BATURAJA, NUSALY – Sebanyak 598 warga lanjut usia dari 13 kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengikuti wisuda Sekolah Lansia 2026 di Gedung Kesenian Baturaja, Senin (22/6/2026).

Angkatan ini menjadi yang terbesar di Sumatera Selatan sekaligus menandai upaya pemerintah daerah mendorong lansia tetap aktif, mandiri, dan produktif.

Melalui program ini, para lansia didorong untuk tidak sekadar menghabiskan masa tua secara pasif di rumah, melainkan tetap berkarya agar tidak menjadi beban bagi keluarga.

Mempelajari wawasan digital

Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengatakan, Sekolah Lansia dirancang dengan metode pembelajaran yang ramah orang tua. Selama masa pendidikan, para peserta tidak hanya diberikan pengetahuan dasar mengenai kesehatan dan keagamaan, tetapi juga pelatihan keterampilan praktis serta wawasan digital.

“Lansia tidak hanya menunggu di rumah. Mereka belajar, berkarya, dan tetap produktif untuk keluarga serta masyarakat. Ini membuktikan bahwa belajar tidak mengenal batas usia,” kata Teddy.

Materi keterampilan dan wawasan digital diberikan agar para lansia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus tetap mandiri dan berperan aktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Mengurangi ketergantungan keluarga

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten OKU, Burhanuddin Lubis, menambahkan bahwa saat ini total peserta aktif Sekolah Lansia di seluruh OKU telah mencapai lebih dari 1.000 orang. Pemerintah daerah menargetkan jumlah sekolah dan jangkauan peserta terus bertambah setiap tahunnya.

Menurut Burhanuddin, keberadaan sekolah ini memiliki dampak sosial yang nyata dalam struktur keluarga modern di daerah.

“Dengan lansia yang sehat dan aktif, diharapkan beban keluarga berkurang dan lansia bisa menjadi teladan bagi generasi muda,” ujar Burhanuddin.

Atas konsistensi dalam membuka ruang bagi kelompok lanjut usia ini, Pemerintah Kabupaten OKU menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Sebagai penutup rangkaian acara wisuda, perwakilan lansia dari Desa Tanjung Kemala menampilkan kesenian tradisional berupa tarian dan nyanyian di hadapan para undangan, menunjukkan hasil dari ruang kreativitas yang diberikan selama masa belajar. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang