Pemerintah Kabupaten OKU menilai situasi keamanan yang kondusif memungkinkan pembangunan, investasi, dan pelayanan publik berjalan lebih efektif.
BATURAJA, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menempatkan Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu sebagai mitra strategis dalam mengawal keberlanjutan program pembangunan di daerah. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai menjadi fondasi utama agar roda perekonomian serta pelayanan publik di tingkat tapak berjalan tanpa hambatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Alva Elan menyatakan, kelancaran seluruh agenda pembangunan daerah sangat bergantung pada kondusivitas wilayah yang terjaga secara konsisten.
“Pemkab OKU memandang Polres OKU sebagai mitra strategis yang berperan besar menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah. Dengan situasi kamtibmas yang kondusif, program pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti,” ujar Alva seusai menghadiri peringatan Hari Bhayangkara di Mapolres OKU, Baturaja, Rabu (1/7/2026).
Menurut Alva, pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, pemerintah daerah berharap kepolisian dapat terus meningkatkan performa pelayanan yang presisi dan humanis dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Menjaga kepercayaan pelaku usaha
Lebih lanjut, Alva menjelaskan bahwa jaminan keamanan wilayah merupakan kunci utama dalam menumbuhkan kepercayaan para pelaku usaha. Untuk memastikan kenyamanan investasi hingga ke tingkat basis, Pemkab OKU mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor, termasuk menyinergikan aparatur kecamatan dan desa dengan personil Bhabinkamtibmas di lapangan.
“Stabilitas kamtibmas adalah kunci tumbuhnya investasi. Pemkab OKU bersama Polres membangun komunikasi dan kolaborasi melalui peran Bhabinkamtibmas sampai ke desa. Tujuannya untuk memastikan pelaku usaha dan pelayan publik merasa aman dan nyaman menjalankan aktivitasnya,” kata Alva.
Dukungan fasilitas keamanan
Guna mendukung optimalisasi pelayanan ketertiban tersebut, Pemkab OKU juga terus mengevaluasi pemenuhan sarana dan prasarana penunjang bagi aparat kepolisian di lapangan. Saat ini, alokasi dukungan dana hibah daerah masih difokuskan dan berpusat di lingkungan Markas Kepolisian Resor OKU.
Namun, ke depan, pemerintah kabupaten membuka peluang untuk mempertimbangkan pemberian hibah guna memperkuat pos-pos pengamanan atau kepolisian sektor (polsek) yang lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Rencana pengembangan fasilitas di wilayah pelosok tersebut nantinya akan disesuaikan dengan mekanisme serta aturan perundangan yang berlaku.

Netralitas birokrasi
Selain aspek infrastruktur dan ekonomi, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian juga diarahkan untuk menjaga ketahanan birokrasi. Menghadapi dinamika politik daerah ke depan, Pemkab OKU menegaskan komitmennya untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) tetap berdiri di atas prinsip netralitas.
Menurut Alva, koordinasi melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan terus dipertahankan agar setiap dinamika politik daerah dapat dihadapi tanpa mengganggu stabilitas pemerintahan maupun pelayanan publik. Bagi Pemkab OKU, keamanan dan netralitas aparatur merupakan dua prasyarat utama agar pembangunan daerah tetap berjalan secara berkelanjutan. (radit)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang









