Penyerahan manfaat santunan kematian dan beasiswa pendidikan BPJS Ketenagakerjaan kepada 16 ahli waris perangkat desa, RT/RW, dan BPD memastikan masa depan pendidikan anak-anak penerima tidak terputus.
BATURAJA, NUSALY — Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H. Teddy Meilwansyah menyerahkan manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan berupa santunan kematian dan beasiswa pendidikan kepada 16 ahli waris perangkat desa, ketua RT/RW, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang meninggal dunia. Penyerahan manfaat tersebut berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (27/7/2026).
Acara pelepasan dan penyerahan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang OKU Raya Riski, jajaran pejabat Pemkab OKU, serta 16 keluarga penerima manfaat dari berbagai desa di Kabupaten OKU.
Total manfaat yang diserahkan mencapai Rp907.500.000. Penyaluran tersebut mencakup santunan kematian sebesar Rp42 juta untuk masing-masing dari 16 ahli waris, serta alokasi beasiswa pendidikan bagi anak-anak peserta yang masih menempuh jenjang sekolah dengan total nilai Rp229.500.000.
Perlindungan bagi Perangkat Desa dan Keluarganya
Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa santunan tersebut bukan bentuk pengganti atas rasa kehilangan anggota keluarga tercinta, melainkan wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah atas dedikasi para pelayan masyarakat di tingkat desa dan RT/RW.
“Tolong jangan dilihat dari nominalnya. Mau berapa pun nilainya, tentu tidak akan pernah bisa menggantikan rasa kehilangan dan kedukaan yang dirasakan oleh keluarga,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, keterlibatan perangkat desa, RT/RW, dan BPD dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan bertujuan untuk memberikan ketenangan saat bertugas sekaligus memastikan adanya bantalan ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Selain santunan kematian, hal yang sangat krusial adalah adanya beasiswa bagi anak-anak peserta yang masih sekolah. Ini bentuk perlindungan pemerintah agar perangkat desa dan RT/RW dapat bekerja dengan tenang, dan yang terpenting, masa depan pendidikan anak-anak mereka tetap terjamin,” tegas Bupati.
Sinergi Perluasan Jaminan Sosial
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang OKU Raya, Riski, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten OKU dalam mendukung perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat pelayan masyarakat paling depan.
“Hari ini manfaat santunan kematian dan beasiswa diserahkan kepada 16 ahli waris dengan total manfaat mencapai Rp907,5 juta. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas dukungannya dalam memberikan kepastian perlindungan kerja bagi para pekerja di Kabupaten OKU,” ujar Riski.
Riski menambahkan, sinergi antara Pemkab OKU dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus didorong agar semakin banyak pekerja rentan dan pengabdi masyarakat di OKU yang memperoleh jaminan perlindungan kerja.
Dengan penyaluran santunan kematian dan beasiswa tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU berharap keluarga perangkat desa, RT/RW, dan BPD yang ditinggalkan tetap memperoleh perlindungan sosial, sementara pendidikan anak-anak mereka dapat terus berlanjut. (radit)














