Pemkab OKU siap memfasilitasi jurnalis untuk mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi daerah yang belum banyak diketahui masyarakat.
BATURAJA, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi para jurnalis dalam mempromosikan potensi wisata daerah yang belum tersentuh publik secara luas.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah saat menerima audiensi dari komunitas Catatan Kilometer Jurnalis di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (10/9/2026).
Teddy mengapresiasi inovasi dari para wartawan yang menggabungkan hobi berpetualang dengan tugas jurnalistik untuk mengangkat potensi daerah di tengah masa efisiensi anggaran pemerintah saat ini.
“Ide ini sangat baik, tentu kami mendukung. Apalagi OKU memiliki banyak tempat wisata seperti Goa Putri, Goa Harimau, serta wisata air terjun yang belum banyak diketahui masyarakat luas. Ini sangat membantu, apalagi digabungkan dengan hobi berpetualang oleh rekan-rekan jurnalis,” ujar Teddy.
Melalui kolaborasi tersebut, Teddy berharap informasi mengenai pariwisata, budaya, dan ekonomi di Kabupaten OKU dapat disebarluaskan secara lebih masif melalui media masing-masing wartawan yang tergabung dalam komunitas.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Teddy didampingi oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Asisten III Romson Fitri, Kepala Dinas Kominfo Mirdaili, Sekretaris Badan Bapelitbangda Hanom Setiawan, serta tim TBUPP.
Jelajah Potensi Lokal Lintas Daerah
Sementara itu, Ketua Catatan Kilometer Jurnalis, Ardiansyah Nugraha (Anca), menjelaskan bahwa gerakan ini beranggotakan sedikitnya 40 jurnalis dari berbagai media terkemuka di Sumatera Selatan.
Komunitas tersebut berkomitmen untuk berkeliling antar-kabupaten/kota di Sumatera Selatan menggunakan sepeda motor guna menyiarkan potensi lokal tanpa membebani anggaran pemerintah.
Selain Ardiansyah selaku Ketua, kepengurusan inti komunitas ini juga digerakkan oleh Tetra Surya (Wakil Ketua 1), Harry Dwi Permana (Sekretaris), Yuyun (Bendahara), serta anggota seperti Yudha Satria, W. Pratama, dan Yoke Firmansyah. (radit)












