Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

DPRD OKU

Bawa Misi Pendidik, Siti Inshofiyah Fokus pada Hak Perempuan dan Kesejahteraan Guru di DPRD OKU

×

Bawa Misi Pendidik, Siti Inshofiyah Fokus pada Hak Perempuan dan Kesejahteraan Guru di DPRD OKU

Sebarkan artikel ini
Bawa Misi Pendidik, Siti Inshofiyah Fokus pada Hak Perempuan dan Kesejahteraan Guru di DPRD OKU
Resmi dilantik melalui mekanisme PAW, Anggota DPRD OKU Siti Inshofiyah perjuangkan kesejahteraan guru, anak didik, dan penguatan hak perempuan. Dok. Radit/Nusaly.com

Melalui jalur Pengganti Antar Waktu, legislator perempuan ini siap mengoptimalkan sisa masa jabatan dengan pendekatan komunikasi lintas fraksi yang lebih fleksibel.

BATURAJA, NUSALY – Representasi perempuan di lembaga legislatif daerah memegang peranan krusial dalam mengawal kebijakan-kebijakan yang ramah terhadap isu keluarga, pemenuhan hak anak, serta penguatan sektor pendidikan dasar.

Komitmen inilah yang dibawa oleh Siti Inshofiyah, S.Pd.I., saat diambil sumpah dan jabatannya dalam Rapat Paripurna ke-VIII Masa Persidangan ke-4 Tahun 2026 DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (17/6/2026).

Pelantikan melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu sisa masa jabatan 2024–2029 ini menjadi ruang bagi dirinya untuk mengakselerasi program kerja kedewanan yang menyentuh langsung hajat hidup warga.

Ditemui sesaat sebelum memasuki ruang rapat paripurna di gedung dewan, Siti Inshofiyah menyampaikan bahwa langkah pertamanya di parlemen adalah melakukan inventarisasi terhadap program-program kemasyarakatan yang belum tuntas.

Baginya, mandat yang kini ia tanggung merupakan amanah langsung dari masyarakat bawah yang harus dikembalikan dalam bentuk kerja nyata.

“Saya bisa berada di lembaga ini karena dukungan penuh dan peran besar masyarakat. Oleh karena itu, prioritas utama saya di sisa masa jabatan ini adalah melanjutkan dan menyelesaikan agenda-agenda kerja yang memang diinginkan serta dibutuhkan oleh warga,” kata Siti Inshofiyah.

Memperjuangkan Dunia Pendidikan

Sebagai legislator yang memiliki latar belakang di bidang pendidikan keagamaan Islam, Siti Inshofiyah menaruh perhatian besar pada dinamika kualitas belajar-mengajar di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Menurutnya, persoalan mendesak yang membutuhkan pengawalan kebijakan dari legislatif saat ini adalah jaminan kemaslahatan bagi para guru dan anak didik.

Ia menilai, kualitas output pendidikan daerah berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan para pengajarnya. Di sisa periode pengabdian ini, dirinya siap mendorong adanya inovasi program dan pengawasan anggaran di DPRD OKU guna memastikan fasilitas sekolah serta hak-hak para guru—termasuk tenaga pendidik honorer—dapat terpenuhi secara optimal.

“Fokus perjuangan saya bersumber dari dunia pendidikan. Saya akan mengupayakan agar kemaslahatan anak-anak didik dan para guru di OKU mendapatkan porsi perhatian dan pembelaan yang lebih kuat di parlemen,” tutur legislator perempuan ini.

Dalam menjalankan fungsi pengawasan anggaran, Siti Inshofiyah menegaskan komitmennya untuk tetap bersandar pada petunjuk teknis dan regulasi baku kedewanan, sembari terus membuka ruang bagi lahirnya metode-metode baru yang lebih efektif dan akuntabel.

Politik Silaturahmi dan Keterwakilan Perempuan

Dalam lanskap politik parlemen yang dinamis, perbedaan pandangan politik antar-fraksi kerap kali menjadi sumbatan dalam pengambilan keputusan.

Menyikapi hal tersebut, Siti Inshofiyah memilih pendekatan yang lebih lentur dan inklusif. Ia meyakini bahwa komunikasi politik yang efektif tidak melulu harus kaku, melainkan bisa dibangun melalui forum-forum informal dan tradisi silaturahmi komunal.

Melalui komunikasi lintas fraksi dan kemitraan yang cair bersama pemerintah daerah, ia optimis agenda pembangunan dapat berjalan lebih cepat tanpa hambatan sekat kepartaian.

Pendekatan humanis ini juga menjadi modal penting bagi dirinya dalam mengawal isu-isu perempuan yang sering kali luput dari pembahasan utama di tingkat komisi.

Ketika masa bakti periode ini berakhir nanti, Siti Inshofiyah berharap dapat meninggalkan rekam jejak capaian yang nyata bagi kaum perempuan di OKU.

Komitmennya yang sederhana namun berfokus tajam pada sektor pendidikan domestik dan penguatan hak perempuan diharapkan mampu memberi warna baru di gedung DPRD OKU hingga tahun 2029.

“Sebagai representasi perempuan di parlemen, fokus perjuangan saya akan dimulai dari penguatan hak-hak perempuan terlebih dahulu. Melalui koordinasi yang intensif dan fleksibel dengan seluruh anggota dewan tanpa memandang asal fraksi, kita bersama-sama bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya menutup perbincangan. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang