Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Fajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Hukum & Kriminal

Bebas dari Tahanan, Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi Lewat Chat Belum Dipecat Kampus, Korban Kecewa

×

Bebas dari Tahanan, Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi Lewat Chat Belum Dipecat Kampus, Korban Kecewa

Sebarkan artikel ini
Bebas dari Tahanan, Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi Lewat Chat Belum Dipecat Kampus, Korban Kecewa
Bebas dari Tahanan, Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Mahasiswi Lewat Chat Belum Dipecat Kampus, Korban Kecewa. Foto: Ilustrasi.
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU

Palembang, Sumatera Selatan – Dosen Universitas Sriwijaya (Unsri), Reza Ghasarma, terpidana kasus pelecehan mahasiswi lewat chat, telah bebas dari tahanan hari ini. Namun, korban pelecehan kecewa karena Reza belum dipecat dari kampus dan masih berstatus PNS.

Kekecewaan Korban

Salah satu korban berinisial DK mengaku kecewa dengan status Reza yang masih menjadi dosen Unsri dan PNS. Ia juga menyesalkan belum adanya tindakan tegas dari pihak kampus terhadap pelaku.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

“Sampai detik ini belum ada keputusan dari pihak kampus mengenai pemecatan dosen itu. Dari waktu itu seharusnya dia sudah dipecat,” katanya seperti dikutip dari detikSumbagsel, Rabu (8/5/2024).

DK berpendapat bahwa hukuman yang dijalani Reza tidak sebanding dengan perbuatannya.

“Menurut saya enggak adil ya, yang dosen di jurusan lain aja yang kasus nya sama sudah dipecat kan, kenapa yang ini masih dipertahankan,” ungkapnya.

Banyak Korban

DK mengungkapkan bahwa sudah banyak mahasiswi yang menjadi korban pelecehan oleh Reza.

“Korbannya banyak, yang ngelapor ada 5 orang kemarin. Bahkan ada yang digodain secara langsung oleh dia,” ungkapnya.

Kekecewaan DK semakin mendalam karena pihak kampus masih mempertahankan status Reza sebagai dosen dan PNS.

“Menurut saya dari pihak kampus nya sangat mengecewakan. Seharusnya kan pendidik itu mendidik mahasiswa, tapi ini malah mencontohkan hal yang tidak baik. Kok dosen seperti itu dipertahankan,” ungkap dia.

Harapan Korban

DK berharap pihak Unsri menangani kasus dosen Reza dengan serius. Ia ingin Reza dipecat dari kampus dan status PNS-nya dicabut agar tidak ada korban lain di masa depan.

“Harapannya ya dipecat. Jangan sampai ada korban lagi nanti ke depannya,” harapnya.

Bebasnya Reza Ghasarma dari tahanan memicu kekecewaan korban pelecehan mahasiswi Unsri. Korban mempertanyakan sikap kampus yang belum memecat Reza dan masih mempertahankannya sebagai dosen dan PNS. Mereka berharap pihak Unsri segera mengambil tindakan tegas untuk mencegah terulangnya kasus serupa. ***

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1