Peningkatan status RSUD Muaradua dari Tipe D menjadi Tipe C ditargetkan mampu memperluas jangkauan layanan dokter spesialis bagi masyarakat OKU Selatan.
MUARADUA, NUSALY – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (Pemkab OKU Selatan) bergerak cepat menyukseskan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Wins yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bupati OKU Selatan Abusama meninjau langsung perkembangan proyek fisik di RSUD Muaradua guna memastikan lompatan mutu pelayanan kesehatan di daerah tersebut berjalan sesuai target, Selasa (23/6/2026).
Program PHTC sendiri merupakan bagian dari agenda strategis nasional menuju visi Indonesia Maju 2045, dengan fokus utama pada periode 2025–2029 untuk menaikkan kelas rumah sakit daerah. Di OKU Selatan, program ini dieksekusi melalui peningkatan status RSUD Muaradua dari Rumah Sakit Tipe D menjadi Rumah Sakit Tipe C.
Bupati OKU Selatan Abusama menegaskan bahwa peningkatan status ini akan berdampak masif pada perluasan jenis layanan medis, penambahan kuota dokter spesialis, serta pemenuhan sarana prasarana yang jauh lebih modern.
“Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mendukung penuh Program Hasil Terbaik Cepat ini. Dengan peningkatan status RSUD Muaradua menjadi Tipe C, masyarakat nantinya akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, dan berkualitas tanpa harus jauh-bepergian berobat ke luar daerah,” ujar Abusama.
Sinergi Bersama BUMN Guna Garansi Ketepatan Waktu
Dalam peninjauan lapangan tersebut, Pemkab OKU Selatan menggandeng langsung PT Hutama Karya selaku pihak pelaksana proyek nasional ini. Langkah kolaboratif tersebut diambil untuk memantau performa pengerjaan struktur bangunan agar tetap presisi dan bebas dari deviasi target waktu.
Selain menyisir area konstruksi gedung baru PHTC, Abusama bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Dinas Kesehatan juga memeriksa kesiapan fasilitas penunjang di Gedung Rawat Inap eksisting. Pemkab OKU Selatan menginginkan integrasi antara bangunan baru dan fasilitas lama dapat berjalan harmonis tanpa mengganggu kenyamanan pasien yang sedang dirawat.
Usai melakukan inspeksi fisik, manajemen proyek dan tim teknis memaparkan visualisasi desain gambar serta evaluasi berkala di ruang rapat internal RSUD Muaradua untuk menyelaraskan detail arsitektur pasca-konstruksi.
Memutus Rantai Rujukan ke Luar Daerah
Selama ini, keterbatasan fasilitas pengobatan tipe D di wilayah pelosok sering kali memaksa warga Bumi Serasan Seandanan harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota provinsi atau kabupaten tetangga demi mendapatkan tindakan medis spesifik.
Melalui realisasi proyek infrastruktur medis PHTC yang digarap oleh Hutama Karya ini, hambatan geografis dan birokrasi rujukan tersebut diharapkan dapat dipangkas secara signifikan. Pemkab OKU Selatan optimis bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat dapat dicapai lebih cepat apabila pemenuhan hak medis dasar telah selesai di tingkat lokal. (andi)
NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang




