Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin mendistribusikan santunan hari raya dan bantuan modal usaha kepada petugas kebersihan, pengemudi ojek, hingga kaum dhuafa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan jaring pengaman sosial di tengah persiapan menyambut Idul Fitri.
SEKAYU, NUSALY – Raut wajah penuh syukur menyelimuti Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (17/3/2026). Ribuan warga yang kesehariannya bertarung di jalanan—mulai dari pasukan oranye, pengayuh becak, hingga juru parkir—berkumpul untuk menerima tunjangan hari raya (THR) serta berbagai bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Bupati Muba HM Toha Tohet, SH, didampingi Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, turun langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada para pejuang lapangan di wilayah Kecamatan Sekayu. Bagi Pemkab Muba, pemberian THR ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk apresiasi atas kontribusi para pekerja sektor informal dalam menjaga denyut nadi dan kebersihan kota.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi berbagai kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Toha Tohet.
Kolaborasi Dana Umat melalui BAZNAS
Salah satu aspek krusial dari penyaluran bantuan ini adalah transparansi pengelolaan dana yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Muba melalui BAZNAS. Ketua BAZNAS Muba, Muhammad Jaya, merinci bahwa bantuan yang disalurkan mencakup spektrum yang luas, tidak hanya sekadar santunan tunai.
Selain THR senilai Rp 250.000 per orang untuk ribuan penerima, BAZNAS juga menyalurkan bantuan modal usaha individu, renovasi rumah layak huni senilai Rp 37 juta di Kelurahan Balai Agung, hingga beasiswa bagi mahasiswa dari kelompok asnaf miskin dan fisabilillah dengan total Rp 51 juta.
“Ini adalah amanah dari zakat dan sedekah masyarakat Musi Banyuasin. Kami ingin memastikan manfaatnya kembali ke masyarakat dalam bentuk yang beragam, mulai dari sembako hingga peningkatan sanitasi melalui pembangunan jamban sehat,” jelas Muhammad Jaya.
Apresiasi untuk Pasukan Oranye
Perhatian khusus juga diberikan kepada 660 petugas harian lepas (PHL) kebersihan. Sebagai garda terdepan keasrian kota, para petugas kebersihan mendapatkan alokasi THR sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang tetap bekerja maksimal meski di tengah ibadah puasa.
Kehadiran Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha dan jajaran kepala perangkat daerah dalam prosesi ini menegaskan adanya sinergi lintas sektoral dalam mengawal program pemberdayaan sosial. Melalui pendistribusian yang terintegrasi ini, Pemkab Muba berupaya memastikan bahwa kebahagiaan menyambut lebaran dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang berada di garis kemiskinan. (*/dhi)
nusaly.com di WhatsApp
Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.





