Status lahan milik PT KAI membuat pembangunan jalan tidak dapat dibiayai melalui APBD. Akses tunggal warga itu kemudian dibangun melalui gotong royong dengan dukungan dana pribadi Bupati OKU.
BATURAJA, NUSALY.COM – Pembangunan jalan setapak sepanjang 240 meter di RT 01 RW 01 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, mulai dikerjakan secara gotong royong setelah pendanaannya dibantu melalui dana pribadi Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah. Langkah tersebut ditempuh karena jalan berada di atas lahan berstatus aset PT KAI yang, sesuai ketentuan, tidak dapat dibiayai menggunakan APBD.
Hingga pertengahan Juli, sekitar 90 meter dari total panjang jalan tersebut telah selesai dicor. Pengerjaan fisik jalan setapak ini terus dilanjutkan secara bertahap bersama masyarakat setempat.
Selain perbaikan jalan dengan cor beton, warga di kawasan tersebut juga memperoleh kepastian bantuan fasilitas sumur bor untuk mengatasi kendala akses air bersih yang telah berlangsung lama.
Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, menjelaskan bahwa pemerintah daerah secara regulasi dilarang mengalokasikan anggaran daerah untuk pembangunan fisik di atas lahan yang bukan merupakan aset resmi milik pemerintah kabupaten.
“Memang secara aturan, karena ini merupakan lahan PT KAI, tidak bisa dianggarkan melalui APBD. Pemerintah daerah bukan tidak peduli, apalagi jalan setapak ini merupakan satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari,” ujar Teddy saat meninjau lokasi pembangunan, Kamis (16/7/2026).
Melihat komitmen warga yang bersedia bergerak secara swadaya melalui kerja bakti, Teddy memutuskan untuk membiayai pembangunan menggunakan dana pribadi guna menanggung biaya pembangunan cor beton tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga di sini. Ini adalah modal sosial yang penting untuk membangun OKU. Silakan warga selesaikan pembangunannya bersama-sama, untuk seluruh kebutuhan pendanaannya kami penuhi secara pribadi,” tegas Teddy.
Aspirasi Air Bersih
Dalam peninjauan tersebut, warga setempat juga menyampaikan aspirasi mengenai sulitnya memperoleh pasokan air bersih di wilayah RT 01 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon. Menanggapi keluhan tersebut, Teddy menyatakan pihaknya akan memberikan bantuan fasilitas sumur bor.
“Terkait permohonan sumur bor, kami juga upayakan bantuannya segera. Dalam satu dua hari ini tim akan turun ke lapangan untuk menentukan titik koordinat sumur bor, silakan warga siapkan lokasinya,” tambahnya.
Ketua RT 01 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Saripudin, menjelaskan bahwa jalur setapak sepanjang 240 meter tersebut merupakan urat nadi transportasi warga untuk keluar masuk kampung yang selama puluhan tahun belum pernah tersentuh program pembangunan permanen.
“Kami berterima kasih atas bantuan dana pribadi Bupati Teddy Meilwansyah. Akses jalan ini sudah sangat lama dinantikan perbaikannya oleh warga. Melalui gotong royong dan dukungan bantuan ini, sekarang jalan kami akhirnya bisa dibangun bagus dengan cor beton,” kata Saripudin.
Selain meninjau pembangunan jalan setapak, Bupati OKU juga menugaskan tim teknis untuk menindaklanjuti rencana pembuatan sumur bor di lokasi tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten III Setda OKU Romson Fitri, Kepala Bapelitbangda Yoyin Arifianto, Kepala BPKAD Setiawan, Camat Baturaja Timur Doni Heridadi, dan Lurah Sepancar Diki. (radit)











