Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H

Banner Ramdan Pemkab MUBA

Banner Ramdan DPRD OKI

Banner Ramdan Pemkab OKU Selatan
Ogan Ilir Bangkit

Bupati Panca Wijaya Perkuat Penuntasan TBC Ogan Ilir

×

Bupati Panca Wijaya Perkuat Penuntasan TBC Ogan Ilir

Sebarkan artikel ini
Bupati Panca Wijaya Perkuat Penuntasan TBC Ogan Ilir
Bupati Panca Wijaya Akbar S.H. M.Si. S.I.Kom menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (4/2/2026). Dok. Diskominfo Ogan Ilir

Penerimaan laporan hasil pemeriksaan kinerja dari BPK RI menjadi momentum bagi Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dalam mengevaluasi efektivitas program kesehatan daerah. Melalui transparansi tata kelola anggaran tahun 2024 dan 2025, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen menjalankan rekomendasi strategis demi percepatan penuntasan kasus Tuberculosis.

PALEMBANG, NUSALY – Komitmen terhadap derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir (OI) kini memasuki babak baru yang lebih terukur. Bukan sekadar menjalankan program rutin, Pemerintah Kabupaten OI di bawah kepemimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar S.H. M.Si. S.I.Kom, memilih jalan audit kinerja guna memastikan setiap rupiah yang digelontorkan untuk penuntasan Tuberculosis (TBC) benar-benar berdampak nyata.

Langkah ini mewujud saat Bupati Panca menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (4/2/2026). Kehadiran Panca yang didampingi Pj Sekda Dicky Syailendra dan jajaran OPD teknis di kantor BPK, bukan sekadar urusan seremonial administrasi, melainkan bentuk pertanggungjawaban publik atas efektivitas layanan kesehatan dasar.

Bagi Panca, hasil pemeriksaan ini adalah cermin untuk melihat sejauh mana intervensi pemerintah daerah dalam menekan angka TBC selama tahun anggaran 2024 hingga triwulan ketiga 2025. Audit ini menjadi navigator penting agar kebijakan kesehatan di Bumi Caram Seguguk tidak berjalan di tempat.

Jalan Menuju Validasi

Proses panjang telah dilalui untuk mencapai laporan final ini. Bupati Panca menjelaskan bahwa pemeriksaan kinerja ini dilakukan dalam dua fase krusial: pendahuluan dan terinci. Selama berbulan-bulan, tim pemeriksa membedah setiap celah pelaksanaan program di lapangan, mulai dari deteksi dini hingga ketersediaan obat bagi penderita.

“Pemeriksaan ini bukan proses yang instan. Dimulai dari pendahuluan di medio Agustus hingga September 2025, kemudian berlanjut pada pemeriksaan terinci hingga November 2025. LHP yang kami terima hari ini adalah produk dari ketelitian tersebut,” ungkap Panca saat ditemui usai pertemuan di Palembang.

Langkah jemput bola Bupati Panca ini menunjukkan bahwa Ogan Ilir tidak anti terhadap evaluasi eksternal. Sebaliknya, hasil audit BPK dipandang sebagai modalitas untuk memperbaiki pola penanganan TBC yang sering kali terkendala oleh rantai koordinasi di tingkat desa hingga Puskesmas.

Komitmen Menindaklanjuti Rekomendasi

Salah satu poin paling krusial dari kehadiran Bupati Panca adalah kesanggupannya untuk menindaklanjuti seluruh poin evaluasi. Sebelum laporan resmi diserahkan, tim pemerintah daerah telah melakukan pembahasan mendalam atas konsep hasil pemeriksaan. Ada kesepakatan kuat bahwa setiap rekomendasi BPK akan segera diterjemahkan ke dalam aksi nyata di lapangan.

Panca menyadari bahwa penuntasan TBC membutuhkan ekosistem yang sehat, mulai dari tata kelola keuangan yang transparan hingga pengawasan kinerja nakes (tenaga kesehatan). Rekomendasi BPK akan menjadi dasar bagi Dinas Kesehatan Ogan Ilir untuk melakukan kalibrasi ulang terhadap strategi penuntasan penyakit menular ini.

“Kami sudah sepakat dan sanggup untuk menindaklanjuti seluruh hasil serta rekomendasi yang disampaikan. Fokus kami adalah memastikan rakyat Ogan Ilir mendapatkan hak kesehatan yang optimal melalui sistem yang akuntabel,” tutup Panca.

Dengan transparansi yang ditunjukkan Bupati Panca Wijaya Akbar, Ogan Ilir sedang memberikan standar baru dalam pengelolaan program kesehatan daerah. Audit kinerja bukan lagi dianggap sebagai beban, melainkan jembatan untuk menghadirkan layanan publik yang lebih bersih, efektif, dan benar-benar hadir untuk menyembuhkan. (***)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!