Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

Palembang Berdaya

Cetak Wirausaha Fesyen, Pemkot Palembang Latih Ratusan Ibu Rumah Tangga Menjahit

×

Cetak Wirausaha Fesyen, Pemkot Palembang Latih Ratusan Ibu Rumah Tangga Menjahit

Sebarkan artikel ini
Cetak Wirausaha Fesyen, Pemkot Palembang Latih Ratusan Ibu Rumah Tangga Menjahit
Pemkot Palembang bersama TP PKK menggelar pelatihan menjahit intensif bagi ratusan ibu rumah tangga guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Dok. Kominfo Palembang

Melalui sinergi bersama Tim Penggerak PKK, pemerintah daerah membekali modal keterampilan sekaligus menyalurkan mesin jahit untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

PALEMBANG, NUSALY – Pemerintah Kota Palembang terus memperluas jangkauan program penguatan ekonomi domestik dengan menyasar kelompok perempuan di tingkat akar rumput.

Sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran, ratusan ibu rumah tangga dari berbagai kecamatan kini dibekali keterampilan vokasional terpadu guna mendorong lahirnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah baru di sektor industri kreatif.

Komitmen pemberdayaan tersebut diwujudkan secara konkret oleh Pemerintah Kota Palembang di bawah kepemimpinan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam.

Melalui kolaborasi strategis bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palembang, program edukasi nonformal dioptimalkan sebagai jalan keluar untuk mendongkrak pendapatan keluarga.

Langkah taktis ini diimplementasikan melalui pelaksanaan pelatihan menjahit intensif yang berlangsung selama dua hari. Agenda pemberdayaan tersebut resmi ditutup di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam pelaksanaannya, kurikulum pelatihan dirancang secara komprehensif agar adaptif terhadap kebutuhan pasar. Para peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar menjahit dan penguasaan pola, tetapi juga dibekali materi manajemen pengembangan usaha serta strategi menangkap peluang wirausaha di bidang fesyen dan kerajinan tangan.

Pihak panitia menghadirkan Owner Airathin Fashion and Craft Mariah Kadarsih sebagai instruktur utama. Kehadiran praktisi industri kreatif ini bertujuan untuk membagikan pengalaman nyata serta strategi taktis dalam membangun usaha konveksi berskala rumah tangga hingga mampu berkembang menjadi unit bisnis yang produktif.

Membuka Lapangan Pekerjaan Secara Mandiri

Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa memberikan apresiasi yang tinggi terhadap determinasi dan konsistensi para peserta selama mengikuti seluruh tahapan pelatihan.

Menurutnya, motivasi besar dari para ibu untuk meng-upgrade kapasitas diri merupakan aset sosial yang sangat berharga dalam membangun ketahanan keluarga yang sejahtera.

Dewi Sastrani menjelaskan bahwa keahlian menjahit memiliki nilai ekonomis yang sangat strategis karena dapat menjadi modal utama bagi masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri tanpa ketergantungan pada sektor formal. Kemampuan teknis ini juga dinilai efektif dalam memicu daya kreativitas serta jiwa kewirausahaan kaum perempuan.

“Dengan kemampuan yang dimiliki, para peserta diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sandang keluarga sendiri, tetapi juga dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonomi tinggi di pasaran sehingga secara langsung membantu meningkatkan pendapatan domestik keluarga,” ujar Dewi Sastrani saat menutup kegiatan.

Pemerintah daerah berharap seluruh alumni pelatihan tidak lekas berpuas diri dan berhenti mengasah kemampuan setelah agenda ini berakhir. Keberhasilan penguasaan sebuah keterampilan lokal sangat ditentukan oleh konsistensi untuk terus berlatih, berinovasi secara berkala, serta jeli melihat tren kebutuhan pasar fesyen yang dinamis.

Stimulus Modal Kerja bagi Peserta Terbaik

Guna menjaga keberlanjutan program dan memberikan dorongan moral yang kuat, pihak TP PKK bersama Pemerintah Kota Palembang memberikan penghargaan khusus kepada para peserta.

Berdasarkan hasil penilaian objektif dari tim instruktur selama dua hari pelatihan, panitia menyalurkan bantuan berupa lima unit mesin jahit kepada lima peserta terbaik.

Pemberian alat produksi ini diproyeksikan sebagai stimulus modal kerja awal agar para penerima manfaat dapat langsung merintis usaha kreatif mereka di rumah masing-masing.

Langkah ini juga menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang digulirkan tidak berhenti pada tahapan seremonial belaka, melainkan berorientasi pada hasil nyata yang berkelanjutan.

Apresiasi juga diarahkan kepada Dinas Pendidikan Kota Palembang yang telah memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi program pendidikan nonformal yang responsif terhadap dinamika kebutuhan dunia kerja.

Sinergi yang kuat antara birokrasi, organisasi kemasyarakatan, dan pelaku usaha ini diharapkan dapat terus diperkuat demi melahirkan lebih banyak perempuan mandiri yang berdaya saing di Kota Palembang. ***

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang