Hukum & Kriminal

Formasi Baru Polda Sumsel Memperkuat Perlindungan Masyarakat dan Stabilitas Wilayah

Langkah penyegaran organisasi di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan pada awal tahun 2026 menandai babak baru dalam manajemen keamanan publik. Fokus utama dari rotasi ini tidak hanya terletak pada regenerasi kepemimpinan, tetapi pada penajaman fungsi perlindungan bagi kelompok rentan serta akselerasi responsivitas terhadap dinamika sosial di Bumi Sriwijaya.

Formasi Baru Polda Sumsel Memperkuat Perlindungan Masyarakat dan Stabilitas Wilayah
Upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Auditorium Presisi Mapolda Sumsel, Senin (5/1/2026). (Dok. Istimewa)

PALEMBANG, NUSALY – Struktur kepemimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) resmi mengalami perubahan strategis melalui upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Auditorium Presisi Mapolda Sumsel, Senin (5/1/2026). Upacara ini bukan sekadar pergeseran personel, melainkan sebuah momentum untuk memperkuat soliditas internal dalam menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks di Bumi Sriwijaya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa rotasi jabatan ini adalah amanah besar untuk meningkatkan responsivitas kepolisian. Dalam amanatnya, beliau memberikan penekanan keras bahwa setiap pejabat baru harus memiliki tanggung jawab moral yang melampaui seremoni formalitas.

“Saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat luas,” ujar Irjen Pol Andi Rian mengutip kembali komitmen integritas yang harus dipegang teguh oleh seluruh jajarannya.

Menjawab Harapan Publik melalui Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak

Salah satu poin paling krusial dalam mutasi kali ini adalah keberanian Polda Sumsel dalam menajamkan spesialisasi penanganan kasus sosial. Pelantikan Kombes Pol Andes Purwanti sebagai Dirres PPA dan PPOB menjadi jawaban konkret atas keresahan masyarakat mengenai isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Irjen Pol Andi Rian berharap agar para pejabat baru, termasuk Brigjen Pol Rony Samtana yang kini menjabat sebagai Wakapolda Sumsel, segera melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan di wilayah masing-masing. Fokus pada perlindungan kelompok rentan ini menjadi barometer baru bagi kualitas pelayanan publik Polri yang lebih inklusif dan berempati.

Penajaman fungsi ini juga merambah ke sektor ekonomi dan ketertiban kota dengan dilantiknya Kombes Doni Satrya Sembiring sebagai DirReskrimsus serta Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan sebagai Kapolrestabes Palembang. Kombinasi formasi ini dirancang untuk memastikan bahwa pembangunan di Sumatera Selatan berjalan di atas landasan keamanan yang kokoh.

Regenerasi Strategis untuk Organisasi yang Adaptif

Senada dengan arahan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia yang terencana. Sebagai proses regenerasi, penyegaran di lini pimpinan dilakukan untuk memastikan Polri selalu adaptif dan inovatif dalam memberikan pengayoman.

“Upacara sertijab ini adalah bagian dari promosi untuk pembinaan karir dan penyegaran agar kita lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Sumsel,” tegas Kombes Pol Nandang. Penegasan ini menguatkan pesan Kapolda bahwa inovasi positif yang telah dirintis sebelumnya harus tetap berlanjut tanpa hambatan selama masa transisi.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa rotasi jabatan ini adalah amanah besar untuk meningkatkan responsivitas kepolisian. (Dok. Istimewa)

Komitmen Integritas sebagai Kontrak Sosial

Prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Kapolda menjadi inti dari seluruh rangkaian acara. Di bawah tatapan mata publik, para pejabat baru berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika profesi dan menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagi masyarakat Sumatera Selatan, formasi baru di bawah komando Irjen Pol Andi Rian R Djajadi ini membawa harapan akan hadirnya rasa aman yang lebih nyata. Penekanan pada etika jabatan dan responsivitas terhadap isu sosial merupakan langkah taktis untuk menjaga marwah kepolisian sebagai pelindung rakyat.

Penyegaran organisasi ini menutup agenda awal tahun dengan pesan kuat: bahwa setiap perubahan di tubuh Polda Sumsel adalah investasi untuk menjamin keadilan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga Sumatera Selatan.

(emen)

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Exit mobile version