Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT OKU 116 Rudi Hartono

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Pajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Headline

Diduga Keracunan AC, Dua Warga Palembang Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Innova di OKI

×

Diduga Keracunan AC, Dua Warga Palembang Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Innova di OKI

Sebarkan artikel ini
Diduga Keracunan AC, Dua Warga Palembang Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Innova di OKI
Diduga Keracunan AC, Dua Warga Palembang Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil Innova di OKI. Foto: Dok. Istimewa
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU

KAYUAGUNG, NUSALY – Warga di sekitar Terminal Kayuagung, Kelurahan Cintaraja, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), digegerkan dengan penemuan dua orang meninggal dunia di dalam mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam. Kedua korban ditemukan pada Ahad (31/8/2025) sekitar pukul 06.30 WIB, setelah terparkir selama berjam-jam dengan kondisi mesin menyala.

Korban diketahui berinisial PT (39), seorang wiraswasta asal Palembang, dan TR (38), seorang bidan di PT Tania Selatan yang juga warga Palembang. Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian, yang langsung bergerak ke lokasi kejadian.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Kronologi dan Detik-Detik Penemuan

Berdasarkan keterangan saksi, tragedi ini bermula pada Sabtu (30/8/2025) malam. Sekitar pukul 20.00 WIB, kedua korban sempat terlihat singgah di sebuah warung pecel lele di depan terminal dan menyantap makanan di dalam mobil mereka. Setelah selesai makan, keduanya tetap berada di dalam kendaraan, yang tetap terparkir di lokasi tersebut.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua pelayan warung, Riyanto dan Amir, merasa curiga karena mobil tak kunjung beranjak. Mereka sempat mencoba mengetuk dan menggoyang mobil, namun tidak mendapat respons, dan mengira kedua korban sedang tertidur pulas.

Kecurigaan semakin menguat pada pukul 06.00 WIB, ketika saksi lain, Raden Ahmad, melihat mobil itu masih berada di tempat yang sama dengan mesin yang masih menyala. Saat ia mencoba memeriksa, korban tidak merespons, hingga akhirnya diketahui bahwa keduanya sudah tidak bernyawa. Temuan ini lantas dilaporkan ke Polres OKI.

Dugaan Keracunan Gas AC dan Penyelidikan Awal Polisi

Kasat Reskrim Polres OKI, Iptu Rio Trisno, membenarkan adanya kejadian tragis tersebut. Ia menjelaskan bahwa ketika personel kepolisian tiba di lokasi, mobil masih dalam kondisi mesin menyala, dan saat pintu dibuka, tercium bau asap yang cukup tajam.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, keduanya meninggal akibat keracunan dari sistem pendingin udara (AC) mobil,” jelas Iptu Rio.

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH, menambahkan bahwa pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis (visum) untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban. Hal ini penting untuk mengungkap fakta-fakta yang mungkin tidak terlihat dari pemeriksaan awal di tempat kejadian.

Imbauan dan Apresiasi untuk Masyarakat

AKBP Eko Rubiyanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi tentang penyebab kematian korban. “Polres OKI akan menyampaikan perkembangan resmi setelah seluruh proses penyelidikan selesai,” tegasnya.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang cepat tanggap melaporkan kejadian ini. Ia menambahkan, kerja sama antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah OKI, sekaligus memastikan setiap kasus dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (dhi)

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1