Scroll untuk baca artikel
Korporasi

Investasi Sosial PT OKI Pulp & Paper Mills Memperkuat Denyut Nadi Pesisir Air Sugihan

×

Investasi Sosial PT OKI Pulp & Paper Mills Memperkuat Denyut Nadi Pesisir Air Sugihan

Sebarkan artikel ini
Investasi Sosial PT OKI Pulp & Paper Mills Memperkuat Denyut Nadi Pesisir Air Sugihan
PT OKI Pulp & Paper Mills hadir memutus isolasi geografis lewat pembangunan jalan dan fasilitas air bersih. (Dok. Istimewa)

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, PT OKI Pulp & Paper Mills hadir memutus isolasi geografis lewat pembangunan jalan dan fasilitas air bersih. Sebuah langkah strategis demi kesejahteraan masyarakat di wilayah terluas Sumatera.

KAYUAGUNG, NUSALY – Membicarakan operasional PT OKI Pulp & Paper Mills di Kecamatan Air Sugihan bukan sekadar soal hitung-hitungan angka produksi global. Di atas tanah rawa yang labil dan bentang geografi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang sangat luas, perusahaan memikul peran yang jauh lebih krusial. Kehadiran korporasi raksasa ini kini menjadi jangkar bagi perubahan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar yang selama ini kerap terhimpit oleh jarak dan minimnya akses.

Langkah nyata itu mewujud pada Jumat (13/2/2026), saat perusahaan meresmikan jalan rabat beton sepanjang 1,4 kilometer. Bagi warga Bukit Batu dan Air Sugihan, ini bukan sekadar urusan seremonial pengguntingan pita. Jalan ini adalah simbol kemerdekaan mobilitas. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT OKI Pulp membuktikan bahwa sektor swasta mampu menjadi tangan penyambung pembangunan saat pemerintah daerah menghadapi ruang fiskal yang sempit.

Vice Director PT OKI Pulp & Paper Mills, Gadang Harto Hartawan, menegaskan bahwa filosofi perusahaan adalah tumbuh bersama lingkungan. “Kami tidak ingin menjadi menara gading. Pembangunan jalan ini adalah investasi sosial agar ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami bergerak lebih cepat. Infrastruktur yang layak adalah hak dasar warga yang ingin kami bantu penuhi,” tegas Gadang.

Menaklukkan Medan Rawa

Secara teknis, membangun di Air Sugihan adalah tantangan yang menguras energi. Karakter tanah gambut dan rawa pasang surut menuntut konstruksi yang sangat kokoh agar investasi ini tidak sia-sia ditelan alam. Perusahaan memilih spesifikasi beton tebal 21 sentimeter dengan penguatan wire mesh selebar 8 meter. Pilihan ini bukan tanpa alasan; jalan ini disiapkan untuk menahan beban logistik berat sekaligus menghadapi cuaca ekstrem pesisir Sumatera.

Baca juga  Eliminasi Malaria Sumsel, Apresiasi Tim Penilai untuk 3 Tahun Bebas Penularan Lokal

Pengerjaan yang dimulai sejak Oktober 2025 ini dilakukan dengan presisi tinggi. Namun, yang menarik adalah perhatian perusahaan terhadap penataan Ruang Milik Jalan (RMJ). Di sekitar Pasar Jeti Sungai Baung, PT OKI Pulp melakukan penataan ketat guna mencegah okupansi lahan liar yang sering kali membuat jalan menyempit di kemudian hari. Ini adalah bentuk perencanaan wilayah yang visioner, memastikan aset publik ini memiliki usia pakai yang panjang bagi perdagangan rakyat.

Bupati OKI, Muchendi, melihat konsistensi ini sebagai angin segar. Ia mengakui bahwa kolaborasi dengan PT OKI Pulp, termasuk pembangunan jalan 4,3 kilometer sebelumnya, telah mengubah peta keterisolasian di wilayahnya. “Sinergi seperti ini sangat membantu pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pesisir yang biayanya sangat mahal jika hanya mengandalkan APBD,” ujarnya.

Menaklukkan Medan Rawa
Bupati OKI, Muchendi, melihat konsistensi ini sebagai angin segar. Ia mengakui bahwa kolaborasi dengan PT OKI Pulp, termasuk pembangunan jalan 4,3 kilometer sebelumnya, telah mengubah peta keterisolasian di wilayahnya. (Dok. Diskominfo OKI)

Dahaga Air Bersih

Selain persoalan darat, PT OKI Pulp juga menyentuh krisis yang paling mendasar di pesisir: air bersih. Selama puluhan tahun, warga Air Sugihan harus bergelut dengan air payau. Perusahaan merespons dahaga kemanusiaan ini dengan menyediakan fasilitas intake untuk mendukung pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) bersama Kementerian PUPR.

Target 7.200 sambungan rumah dalam proyek SPAM Air Sugihan menjadi misi yang kini sedang dikebut. Langkah ini, ditambah dengan normalisasi sungai untuk memitigasi banjir tahunan, menegaskan bahwa PT OKI Pulp memandang masyarakat bukan sebagai penonton, melainkan bagian inti dari ekosistem industri mereka.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan catatan penting bahwa pola yang dijalankan PT OKI Pulp & Paper Mills harus menjadi standar bagi korporasi lain. Kekuatan modal dan teknologi perusahaan berhasil dikonversi menjadi kemaslahatan publik yang berkelanjutan.

Pesan kuat tertinggal di Air Sugihan: keberhasilan sebuah entitas bisnis pada akhirnya akan diuji dari seberapa besar manfaatnya bagi orang-orang di halaman rumah mereka sendiri. Dengan aspal yang mulus dan air bersih yang segera mengalir, PT OKI Pulp sedang merajut masa depan baru yang lebih bermartabat bagi warga pesisir Bumi Bende Seguguk.

Baca juga  Gubernur Herman Deru Apresiasi Pengesahan Raperda RPJMD, Pansus Beri Rekomendasi Strategis

(dhi)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.