Scroll untuk baca artikel
Pertanian & Perkebunan

Kementan dan TNI Akselerasi Cetak Sawah Rakyat di OKI

×

Kementan dan TNI Akselerasi Cetak Sawah Rakyat di OKI

Sebarkan artikel ini

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus memacu perluasan areal tanam melalui program Cetak Sawah Rakyat guna memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sinergi antara otoritas pertanian dan TNI AD menjadi kunci dalam memastikan transformasi lahan rawa menjadi lahan produktif berjalan sesuai target dan ketentuan teknis.

Kementan dan TNI Akselerasi Cetak Sawah Rakyat di OKI
Inspektorat Jenderal (Itjen) I Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama jajaran Korem 044/Gapo meninjau langsung lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat (30/1/2026). (Dok. Kodim 0402/OKI)

PANGKALAN LAMPAM, NUSALY — Upaya mengejar kedaulatan pangan nasional kini difokuskan pada optimalisasi lahan potensial di daerah. Inspektorat Jenderal (Itjen) I Kementerian Pertanian (Kementan) RI bersama jajaran Korem 044/Gapo meninjau langsung lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat (30/1/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan secara akuntabel dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani lokal.

Pimpinan Itjen I Kementan, Andi Asmara, menekankan bahwa program CSR bukan sekadar pembukaan lahan baru, melainkan sebuah ekosistem pertanian yang harus dikelola secara berkelanjutan. Di lokasi Pangkalan Lampam, pengecekan dilakukan mulai dari kondisi lahan, ketersediaan pengairan, hingga kesiapan sarana produksi pertanian. Langkah ini krusial mengingat karakteristik lahan di OKI yang didominasi rawa lebak memerlukan penanganan teknis yang spesifik.

Optimalisasi lahan

Kabupaten OKI memiliki potensi luas lahan rawa yang signifikan, namun pemanfaatannya selama ini terkendala oleh fluktuasi air dan terbatasnya infrastruktur pertanian. Program CSR hadir untuk mengubah tantangan geografis tersebut menjadi peluang produktivitas. Melalui skema ini, lahan yang sebelumnya tidak produktif dikonversi menjadi sawah fungsional yang siap tanam.

Kasdim 0402/OKI Mayor CKE Jauhari menjelaskan bahwa personel di tingkat teritorial, khususnya para Babinsa, dikerahkan untuk bersinergi dengan instansi terkait. Pendampingan ini mencakup edukasi tata kelola lahan hingga memastikan distribusi bantuan alat mesin pertanian tepat sasaran. Komitmen TNI dalam pengawalan program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap ketahanan nasional di sektor pangan.

Sinergi pengawasan

Kehadiran Itjen Kementan dalam peninjauan ini juga membawa pesan mengenai akuntabilitas. Sebagai program strategis nasional, CSR melibatkan anggaran yang besar dan harapan publik yang tinggi. Andi Asmara memberikan apresiasi atas dukungan jajaran TNI yang membantu mengawal program-program pertanian di daerah. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memitigasi risiko kegagalan program yang sering kali terjadi akibat kurangnya pengawasan lapangan.

Baca juga  Safari Ramadan OKI Jadi Ajang Jemput Bola Layanan Publik ke Pelosok Desa

Efektivitas program CSR tidak hanya diukur dari luasan hektar lahan yang berhasil dicetak, tetapi juga dari peningkatan indeks pertanaman (IP) yang dihasilkan. Tantangan ke depan adalah menjaga sawah-sawah baru ini tetap produktif di luar musim tanam reguler melalui dukungan teknologi dan manajemen air yang presisi.

Kedaulatan pangan

Transformasi lahan rawa di Pangkalan Lampam menjadi simbol dari kerja keras kolektif untuk memastikan pasokan pangan nasional tetap terjaga.

Penguatan di sektor tapak ini merupakan peta jalan penting untuk mengurangi ketergantungan pada impor beras.

Dengan pengawasan ketat dan pendampingan berkelanjutan, Cetak Sawah Rakyat di OKI diharapkan menjadi percontohan bagi pengelolaan potensi lahan daerah demi masa depan pangan Indonesia.

(dhi)

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.