Scroll untuk baca artikel
BUMN & BUMD

Kucurkan Rp 3,9 Miliar, PTBA Jamin Akses Pendidikan 2.659 Siswa Pra-Sejahtera

×

Kucurkan Rp 3,9 Miliar, PTBA Jamin Akses Pendidikan 2.659 Siswa Pra-Sejahtera

Sebarkan artikel ini

Melalui program berkelanjutan "Ayo Sekolah", PT Bukit Asam Tbk memperkuat akses pendidikan bagi siswa di wilayah operasional. Fokus pada wajib belajar 12 tahun menjadi kunci utama pembangunan SDM di sekitar area tambang.

Kucurkan Rp 3,9 Miliar, PTBA Jamin Akses Pendidikan 2.659 Siswa Pra-Sejahtera
Kucurkan Rp 3,9 Miliar, PTBA Jamin Akses Pendidikan 2.659 Siswa Pra-Sejahtera. (Dok. Istimewa)

TANJUNG ENIM, NUSALY — Sektor industri pertambangan terus memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat akar rumput. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi melaporkan capaian program beasiswa “Ayo Sekolah” sepanjang tahun 2025 yang menyasar ribuan siswa dari keluarga pra-sejahtera. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung target nasional wajib belajar 12 tahun.

Sepanjang tahun 2025, total bantuan pendidikan yang disalurkan melalui program ini mencapai Rp 3,9 miliar. Bantuan tersebut telah didistribusikan secara berkala kepada 2.659 siswa yang tersebar di lima wilayah operasional Bukit Asam, meliputi Tanjung Enim, Palembang, Bandar Lampung, Ombilin, hingga Jakarta.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis perusahaan kini melekat erat pada kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis semata, tetapi juga dari dampak positif yang dapat kita berikan secara berkelanjutan kepada generasi masa depan,” jelas Arsal dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).

Fokus pada Pendidikan Dasar dan Menengah

Skema penyaluran beasiswa “Ayo Sekolah” dirancang secara spesifik untuk menjangkau jenjang pendidikan krusial. Tercatat sebanyak 896 siswa Sekolah Dasar (SD), 1.200 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 563 siswa SMA/SMK/sederajat menjadi penerima manfaat utama.

Besaran bantuan disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan guna memastikan kebutuhan dasar sekolah para siswa dapat terpenuhi secara tepat sasaran. Pendekatan ini diharapkan mampu meminimalisir angka putus sekolah di wilayah lingkar tambang yang seringkali disebabkan oleh kendala ekonomi keluarga.

“Program Ayo Sekolah diharapkan mampu menjamin akses pendidikan yang inklusif serta meningkatkan peluang masa depan generasi muda untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” tambah Arsal.

Baca juga  PT Bukit Asam: Komitmen pada Energi Baru Terbarukan dan Digitalisasi untuk Masa Depan Berkelanjutan

Mendukung Agenda Global SDGs

Pelaksanaan program ini secara substansial selaras dengan komitmen Bukit Asam dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4, yaitu menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata.

Di tengah transisi energi dan dinamika bisnis pertambangan, investasi pada modal manusia (human capital) menjadi bentuk pertanggungjawaban sosial korporasi yang paling konkret. Dengan menjamin kesempatan belajar sepanjang hayat, PTBA berupaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat sekitar pasca-tambang di masa depan.

Upaya digitalisasi pendataan penerima manfaat juga terus diperkuat guna memastikan bantuan tetap berkelanjutan dan transparan. Bagi publik dan stakeholder di Sumatera Selatan, program ini menjadi standar baru bagi korporasi dalam mengelola dana tanggung jawab sosial (CSR) yang berdampak langsung pada indeks pembangunan manusia (IPM) daerah.

(dhi)

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.