Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

SAYANGI OKU

Enam Anak Berprestasi di OKU Berpeluang Raih Beasiswa Kedokteran Penuh

×

Enam Anak Berprestasi di OKU Berpeluang Raih Beasiswa Kedokteran Penuh

Sebarkan artikel ini
Enam Anak Berprestasi di OKU Berpeluang Raih Beasiswa Kedokteran Penuh
Enam anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di OKU berpeluang raih beasiswa kedokteran penuh di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari Pemkab OKU. Dok. Kominfo OKU

Pemkab OKU menanggung biaya kuliah, biaya hidup, hingga tempat tinggal bagi peserta yang lolos seleksi Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

BATURAJA, NUSALY – Kesempatan menjadi dokter kini terbuka bagi enam anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Setelah melewati proses seleksi administrasi dan verifikasi lapangan, keenam peserta tersebut akan mengikuti tahapan ujian masuk Program Beasiswa Kedokteran yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten OKU.

Mereka diterima langsung oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd. di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (20/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momen pemberian motivasi sekaligus penguatan mental sebelum para peserta mengikuti proses seleksi di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Bupati Teddy Meilwansyah mengajak seluruh peserta untuk tetap percaya diri dan menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai dorongan untuk terus berprestasi.

“Jangan pernah merasa minder karena berasal dari keluarga sederhana. Tunjukkan bahwa kalian mampu. Prestasi dan kerja keras adalah modal utama untuk meraih masa depan. Pemerintah hadir untuk membantu mewujudkan mimpi kalian,” ujarnya.

Seleksi Objektif

Program Beasiswa Kedokteran Pemkab OKU ini awalnya diikuti oleh 19 pendaftar. Namun, setelah melalui proses verifikasi administrasi dan survei lapangan yang ketat, hanya enam peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi akademis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Menurut Teddy Meilwansyah, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal perjalanan kalian. Semua proses dilakukan secara objektif tanpa intervensi. Kelulusan nantinya ditentukan oleh kemampuan masing-masing saat mengikuti tes di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” katanya.

Saat ini Kabupaten OKU memperoleh kuota dua mahasiswa untuk program tersebut. Namun, pemerintah daerah akan berupaya mengajukan penambahan kuota apabila seluruh peserta mampu memenuhi nilai atau passing grade yang ditetapkan pihak universitas.

“Kita memang diberi kuota dua orang. Tetapi jika keenam peserta ini mampu memenuhi nilai sesuai passing grade yang ditentukan, Insya Allah kita akan berusaha memperjuangkan agar kuotanya bisa ditambah,” ungkap Teddy Meilwansyah.

Pemkab OKU juga memastikan seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh pembiayaan penuh, mulai dari biaya pendidikan, biaya hidup, hingga tempat tinggal selama menjalani studi.

Membuka Harapan

Program tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta dan orang tua. Erika Juwita, siswi SMA Negeri 18 OKU asal Unit 14 Sinar Peninjauan, mengaku sejak kecil bercita-cita menjadi dokter. Namun kondisi ekonomi keluarga membuat impian tersebut terasa sulit diwujudkan.

“Cita-cita saya memang ingin menjadi dokter sejak kecil. Tapi karena keadaan ekonomi keluarga, saya merasa itu hanya mimpi yang sulit dicapai. Jangankan untuk kuliah kedokteran, bermimpi saja saya takut. Program beasiswa ini memberi harapan yang selama ini tidak pernah saya bayangkan,” katanya.

Hal serupa disampaikan Leni Hartati, warga Batukuning yang menjadi salah satu orang tua peserta. Menurutnya, biaya pendidikan kedokteran selama ini berada di luar kemampuan keluarganya sehingga program yang disiapkan Pemkab OKU menjadi peluang besar bagi anak-anak dari keluarga sederhana.

“Jangankan sekolah kedokteran yang biayanya sangat mahal, untuk kebutuhan sehari-hari saja kami terkadang kesulitan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati serta Pemerintah Kabupaten OKU yang telah memberikan harapan baru bagi anak-anak kami,” ujarnya.

Program Beasiswa Kedokteran Pemkab OKU dijadwalkan memasuki tahapan pendaftaran pada Senin (22/6/2026). Sebelum mengikuti ujian, para peserta akan mendapatkan pembinaan khusus dan bimbingan belajar intensif bekerja sama dengan lembaga kursus Genza di bawah asuhan Bagus Suparyono. (radit)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang