Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Idul Fitri 1447 H

Banner Lebaran Pemkab MUBA

Banner Idul Ftri DPRD OKI

Banner Idul Fitri Perumda Tirta Ogan

Banner Ramadan Pemkab OKU Selatan
Kamtibmas

Eskalasi Konflik di Balik Keributan Maut Sukarami dan Komitmen Polrestabes Palembang Menjaga Stabilitas Kota

×

Eskalasi Konflik di Balik Keributan Maut Sukarami dan Komitmen Polrestabes Palembang Menjaga Stabilitas Kota

Sebarkan artikel ini
Eskalasi Konflik di Balik Keributan Maut Sukarami dan Komitmen Polrestabes Palembang Menjaga Stabilitas Kota
Petugas telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari alat bukti untuk mengungkap pelaku. Dok. Humas Polda Sumsel

PALEMBANG, NUSALY.COM – Tragedi berdarah yang pecah di kawasan Jalan Kolonel H. Burlian, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Minggu (22/3/2026) dini hari, kembali menyentak kesadaran publik. Insiden ini bukan sekadar angka dalam catatan kriminalitas, melainkan pengingat nyata betapa rapuhnya keamanan di ruang hiburan malam. PJ (43), seorang karyawan swasta, mengembuskan napas terakhir di RS Siti Fatimah akibat luka tusuk serius di kepala, hanya beberapa jam setelah perselisihan pecah.

Eskalasi konflik yang bermula sekitar pukul 03.00 WIB ini diduga dipicu oleh persoalan sepele. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satreskrim Polrestabes Palembang dan Polsek Sukarami, semuanya berawal dari cekcok antara MF (22), adik korban, dengan pria berinisial KA (25). Situasi kian tak terkendali saat PJ tiba di lokasi setelah dihubungi sang adik.

Ketegangan mencapai titik didih di area parkir. Pelaku dilaporkan turun dari kendaraannya sembari menghunus senjata tajam. Di tengah kepungan massa yang berusaha meredam situasi, sebuah ayunan senjata tajam mengenai kepala korban saat pelaku mencoba melarikan diri. PJ sempat berjuang di ruang perawatan, namun takdir berkata lain pada pukul 16.00 WIB di hari yang sama.

Transparansi Hukum dan Mitigasi Keamanan

Merespons peristiwa ini, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) bergerak taktis guna memastikan supremasi hukum tetap tegak. Langkah ini krusial untuk mencegah sentimen main hakim sendiri yang lebih luas di masyarakat. Kabid Humas Polda Sumsel, Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa tim penyidik kini tengah membedah berbagai instrumen bukti, termasuk rekaman CCTV di titik-titik vital.

“Penyidik bergerak cepat sejak awal. Kami sedang mengumpulkan seluruh bukti untuk memastikan identitas pelaku terungkap utuh dan diproses tanpa kompromi,” ujar Nandang di Palembang, Selasa (24/3/2026).

Nandang juga menaruh perhatian pada aspek mitigasi. Menurutnya, insiden di Sukarami ini menjadi sinyal mendesak bagi pengelola hiburan malam untuk mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) keamanan mereka. Bagaimana senjata tajam bisa dengan mudah menembus area publik menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab melalui pengawasan yang lebih ketat ke depannya.

Saat ini, pengembangan kasus masih terus berjalan. Polrestabes Palembang berkomitmen mengusut tuntas keterlibatan pihak-pihak lain dalam keributan maut tersebut, demi menjamin bahwa setiap warga kota mendapatkan rasa aman yang semestinya di Ibu Kota Sumatera Selatan ini. (suherman)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

error: Content is protected !!