Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Kabupaten OKU ke 116

Banner HUT OKU 116 Sekda Alva Elan

Banner HUT OKU 116 Awal Fajri

Banner HUT OKU 116 Ibu Siti PKB

Banner HUT OKU 116 Maryono PDIP

Banner HUT OKU 116 Dadang Wijaya

Banner HUT OKU 116 Disdukcapil
Sumsel Maju Terus untuk Semua

Hadapi Tantangan Pangan, Sumsel Alihkan Fokus dari Cetak Sawah ke Intensifikasi

×

Hadapi Tantangan Pangan, Sumsel Alihkan Fokus dari Cetak Sawah ke Intensifikasi

Sebarkan artikel ini
Hadapi Tantangan Pangan, Sumsel Alihkan Fokus dari Cetak Sawah ke Intensifikasi
Hadapi Tantangan Pangan, Sumsel Alihkan Fokus dari Cetak Sawah ke Intensifikasi. Foto: Dok. BHP Pemprov Sumsel
Samsat OKU

Dinas Pertanian OKU

Dinas Perkim OKU
Intinya ...

PALEMBANG, NUSALY — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dalam acara Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional X, ia mengungkapkan bahwa strategi pembangunan pertanian Sumsel kini bergeser, dari fokus pada perluasan lahan ke peningkatan intensitas dan efisiensi produksi.

Usai meninjau lokasi penanaman padi apung, Herman Deru mengaku bangga dengan hasil uji coba yang dikelola berbagai lembaga. “Ini hasilnya membanggakan. Artinya kalau diimplementasikan dengan kondisi seadanya saja bisa berhasil, tentu di lapangan juga akan sukses,” ujarnya.

PT BPR Baturaja (Perseroda)

Strategi Baru: Peningkatan Indeks Pertanaman dan Efisiensi

Herman Deru menjelaskan bahwa setelah keberhasilan program cetak sawah seluas 48 ribu hektar, kini Sumsel diarahkan pada peningkatan indeks pertanaman. Dengan strategi ini, produktivitas lahan bisa meningkat tanpa perlu memperluas areal.

“Kita bisa bayangkan kalau bisa panen dua kali dalam setahun, maka kita bisa mengejar capaian provinsi di Jawa. Apalagi saat ini indeks pertanaman kita baru 1,1 kali setahun, tapi sudah masuk lima besar nasional,” jelasnya.

Selain itu, ia memberi perhatian khusus terhadap masalah losis, yakni kehilangan hasil pasca panen akibat cara tradisional yang tidak efisien. Menurutnya, efisiensi harus ditingkatkan agar produksi benar-benar maksimal.

Herman Deru juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dan disiplin petani dalam memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia, seperti kemudahan akses pupuk dari pemerintah pusat.

Inovasi padi apung
Inovasi padi apung

Visi Ganda: Produksi dan Agrowisata

Menanggapi pujian dari Kementerian Pertanian atas inovasi padi apung dan gerakan mandiri benih, Gubernur optimis bahwa capaian tersebut bukan hanya kebanggaan Sumsel, tetapi juga kontribusi nyata bagi Indonesia.

Herman Deru juga menyampaikan visinya agar lokasi pengembangan inovasi pertanian ini dapat sekaligus menjadi tujuan agrowisata. Hal ini dinilai dapat menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkenalkan inovasi pertanian kepada masyarakat luas.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita optimis swasembada pangan dapat terwujud sesuai target nasional,” tutup Herman Deru. ***

NUSALY Channel

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di Nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

HUT OKU SMAN 1

HUT OKU SMAN 5

HUT OKU SMKN 1