Scroll untuk baca artikel
Banner HUT Pemprov Sumsel

Laporan Utama

Hitung Kerugian Negara, BPK RI Periksa Nasabah Desa dalam Skandal KUR BRI Pampangan

×

Hitung Kerugian Negara, BPK RI Periksa Nasabah Desa dalam Skandal KUR BRI Pampangan

Sebarkan artikel ini
Hitung Kerugian Negara, BPK RI Periksa Nasabah Desa dalam Skandal KUR BRI Pampangan
Auditor BPK RI periksa langsung nasabah desa di Kejari OKI guna membongkar modus pencatutan data skandal kredit fiktif KUR BRI Pampangan. Dok. Kejari OKI/Nusaly.com

Auditor negara mencocokkan dokumen administratif perbankan dengan fakta lapangan guna mengurai modus pencatutan identitas warga.

KAYUAGUNG, NUSALY – Babak baru pengusutan skandal korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Unit Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memasuki fase krusial.

Tim Auditor Investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kini telah turun langsung ke lapangan untuk menghitung secara materiil nilai kerugian keuangan negara akibat manipulasi anggaran periode buku 2023 hingga 2024 tersebut.

Langkah taktis antarlembaga ini dilakukan melalui sinergi ketat bersama Kejaksaan Negeri OKI.

Berdasarkan publikasi resmi penanganan perkara yang dirilis Kejaksaan Negeri OKI pada Senin (08/6/2026), kehadiran tim auditor elite dari pusat tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejari OKI, Dr. I Gede Widhartama, S.H., M.H., bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, P. Purnomo, S.H.

Turunnya auditor negara ke tingkat tapak ini sekaligus mematahkan upaya pelokalan tanggung jawab struktural yang sempat mencuat dari jajaran manajemen lama tingkat cabang kabupaten.

Jaksa penyidik bersama BPK RI kini fokus bergerak maju mengurai anatomi kejahatan kerah putih tanpa terikat sekat birokrasi internal bank.

Konfrontasi data di kantor jaksa

Berbeda dengan pemeriksaan dokumen di atas meja, BPK RI memilih metode verifikasi faktual secara vertikal.

Tim auditor negara melakukan pemeriksaan langsung terhadap beberapa saksi dari kalangan masyarakat perdesaan yang namanya tercatat secara resmi sebagai penerima manfaat dalam instrumen pembiayaan KUR pada bank pelat merah tersebut.

Langkah jemput bola ini diambil untuk menyandingkan manifes administratif perbankan dengan kondisi riil di lapangan.

Pola konfrontasi ini dinilai menjadi instrumen paling efektif untuk membongkar modus pemalsuan dokumen usaha ataupun praktik pencatutan identitas warga desa demi memuluskan pencairan dana non-prosedural.

Pihak kejaksaan mengonfirmasi bahwa para saksi dari wilayah penyangga tersebut hadir secara kooperatif di Kantor Kejari OKI.

Mereka memberikan keterangan secara langsung di hadapan tim audit serta tim penyidik demi mendukung transparansi dan akuntabilitas pemulihan aset negara yang telah diselewengkan oleh oknum internal.

Mengunci pembuktian materiil

Pelaksanaan audit investigatif oleh BPK RI ini menjadi sinyalemen kuat bahwa penanganan perkara di Unit Pampangan akan segera memasuki tahapan penetapan tersangka.

Hasil penghitungan kerugian negara yang bersifat mutlak dari BPK RI ini nantinya akan menjadi alat bukti utama bagi Tim Pidsus Kejari OKI untuk menyeret para pelaku ke meja hijau, mulai dari tingkat eksekutor lapangan hingga jajaran pengawas di kantor cabang.

Di sisi lain, momentum ini menjadi batu uji bagi manajemen baru BRI Kantor Cabang Kayuagung. Publik kini menunggu sikap kooperatif dari pimpinan baru untuk membuka seluruh akses data internal demi memulihkan integritas institusi dan menjaga kepercayaan para nasabah premium di Sumatera Selatan. (dhi)

NUSALY.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.. Gabung saluran WhatsApp NUSALY.com sekarang