Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H
DPRD OI

Zahrudin Meminta Polisi Tingkatkan Intensitas Patroli untuk Tekan Aksi Begal di Jalur Indralaya

×

Zahrudin Meminta Polisi Tingkatkan Intensitas Patroli untuk Tekan Aksi Begal di Jalur Indralaya

Sebarkan artikel ini
Zahrudin Meminta Polisi Tingkatkan Intensitas Patroli untuk Tekan Aksi Begal di Jalur Indralaya
Zahrudin Meminta Polisi Tingkatkan Intensitas Patroli untuk Tekan Aksi Begal di Jalur Indralaya. (dok. Yud)

Anggota DPRD Ogan Ilir dari Fraksi PPP Zahrudin menyoroti maraknya kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat di jalur utama Indralaya–Kayuagung. Selain keamanan jalan raya, ia juga menekankan pentingnya pemberantasan narkoba hingga ke tingkat pelajar.

OGAN ILIR, NUSALY – Maraknya aksi kejahatan jalanan berupa pembegalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Ogan Ilir memicu desakan kuat dari kalangan legislatif agar aparat penegak hukum memperketat pengamanan. Ruas jalan raya Indralaya–Kayuagung, yang menjadi urat nadi mobilitas warga, dilaporkan kian rawan sehingga memerlukan kehadiran petugas kepolisian secara lebih intensif, baik pada siang maupun malam hari.

Anggota DPRD Ogan Ilir dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Zahrudin, S.E., M.Si, mengungkapkan bahwa laporan mengenai aksi pembegalan terus bermunculan dari masyarakat. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, ia menilai situasi ini tidak bisa dibiarkan karena telah menciptakan ketakutan sistematis bagi warga yang beraktivitas di jalur penghubung antarwilayah tersebut.

Zahrudin menegaskan bahwa jaminan keamanan adalah hak dasar yang harus dipenuhi oleh negara. Menurutnya, pelaku begal yang kerap menggunakan senjata tajam tidak hanya mengincar harta benda, tetapi juga mengancam nyawa, dengan sasaran yang sering kali adalah kelompok rentan seperti ibu-ibu dan remaja.

“Belakangan ini aksi begal sering terjadi, terutama di jalan raya Indralaya–Kayuagung. Kami meminta patroli rutin ditingkatkan oleh Polres Ogan Ilir dan jajaran, baik siang maupun malam. Keamanan masyarakat harus benar-benar dijamin,” ujar Zahrudin dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Trauma Korban dan Tindakan Tegas

Bagi legislatif, kejahatan pembegalan memiliki dampak sosial yang panjang, mulai dari kerugian materiil hingga trauma psikologis yang mendalam. Zahrudin yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PPP Ogan Ilir ini merasa prihatin melihat sepeda motor yang merupakan alat mencari nafkah masyarakat dirampas dengan kekerasan.

Baca juga  Dinamika Strategis Polres Ogan Ilir, Penyegaran Jabatan Kunci Demi Pelayanan Publik Unggul

Ia mendesak adanya penegakan hukum yang tegas tanpa kompromi bagi para pelaku. Sebagai anggota Komisi III DPRD Ogan Ilir yang membidangi keamanan dan ketertiban, Zahrudin memandang bahwa efek jera hanya bisa tercipta jika aparat kepolisian mampu memberikan respons cepat terhadap laporan warga dan melakukan penindakan yang konsisten di lapangan.

“Rata-rata pelaku membawa senjata tajam dan tidak segan melukai korban. Oleh karena itu, kami harap pelaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku demi mengembalikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Apresiasi dan Tantangan Narkotika

Di samping isu pembegalan, Zahrudin juga menyinggung ancaman narkoba yang kini dinilai mulai merambah kalangan pelajar di Ogan Ilir. Meski memberikan catatan kritis soal keamanan jalan, ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Polres Ogan Ilir dalam mengungkap kasus-kasus besar narkotika sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data yang ada, Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir berhasil menggagalkan peredaran puluhan kilogram sabu dan ribuan butir ekstasi. Prestasi ini dinilai Zahrudin sebagai langkah fantastis dalam menyelamatkan generasi muda, meski pekerjaan rumah untuk membersihkan Ogan Ilir dari peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya masih sangat besar.

“Kami mengapresiasi pengungkapan narkoba yang dilakukan Polres Ogan Ilir. Kita harapkan prestasi dan keberanian ini berlanjut di tahun 2026, sehingga tidak ada ruang lagi bagi pengedar narkoba di daerah ini,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat, DPRD Ogan Ilir berharap lingkungan yang aman dan bebas narkoba bukan sekadar visi, melainkan realitas yang dirasakan oleh warga. Desakan ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa kemajuan sebuah daerah harus berjalan seiring dengan terjaganya stabilitas keamanan di setiap jengkal wilayahnya.

Baca juga  Royatuddin Menilai Hari Jadi ke-22 Sebagai Momentum Ogan Ilir Menuju Kedewasaan Daerah Cerdas

***

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.