Scroll untuk baca artikel
MARHABAN YA RAMADAN LANGKAH EMAS RAIH KEMENANGAN
MEMUAT... 00:00:00
-- Ramadan 1447 H Memuat Tanggal...
Puasa Hari Ke- --

Banner Pemprov Sumsel Ramadhan 1447 H
Palembang Berdaya

Cita-Cita Besar Ratu Dewa Menjadikan Kafilah MTQ sebagai Penjaga Moral di Mimbar Masjid

×

Cita-Cita Besar Ratu Dewa Menjadikan Kafilah MTQ sebagai Penjaga Moral di Mimbar Masjid

Sebarkan artikel ini
Cita-Cita Besar Ratu Dewa Menjadikan Kafilah MTQ sebagai Penjaga Moral di Mimbar Masjid
Pembukaan MTQ Ke-XXXI Palembang menjadi panggung bagi ratusan talenta muda Qurani. Dok. Diskominfo Palembang.

Pembukaan MTQ Ke-XXXI Palembang menjadi panggung bagi ratusan talenta muda Qurani. Lebih dari sekadar kompetisi, Wali Kota Ratu Dewa menyiapkan para pemenang untuk menjadi imam masjid guna memperkuat nilai spiritualitas di tengah masyarakat.

PALEMBANG, NUSALY – Riuh rendah kawasan Kambang Iwak yang biasanya menjadi pusat olahraga warga, Sabtu (7/2/2026) malam, berubah menjadi syahdu. Gema ayat-ayat suci Al-Quran menandai dimulainya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI tingkat Kota Palembang. Namun, ada yang berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, tidak ingin ajang ini hanya berakhir pada pemberian piala dan seremoni tahunan.

Di hadapan lebih dari 500 kafilah yang mewakili 18 kecamatan, Ratu Dewa melontarkan sebuah rencana besar yang menyentuh akar kehidupan beragama di Palembang. Ia ingin para penghafal dan pembaca Al-Quran terbaik dari ajang ini tidak hanya berhenti sebagai juara di atas panggung, tetapi berlanjut menjadi penjaga moral di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Palembang sedang menyiapkan skema untuk menjadikan para kafilah terbaik sebagai imam-imam di masjid-masjid yang tersebar di pelosok kota.

Langkah ini diambil sebagai bentuk keprihatinan sekaligus harapan akan kebutuhan imam masjid yang memiliki kualitas bacaan dan pemahaman agama yang mumpuni. Bagi Dewa, membumikan Al-Quran tidak cukup dengan lomba, tetapi harus dengan menempatkan para ahli Quran di posisi yang paling dihormati dalam struktur sosial umat Islam, yakni sebagai pemimpin salat.

“Ini adalah cita-cita besar saya. Kafilah terbaik MTQ nantinya akan kita bina dan dorong menjadi imam-imam masjid. Pemerintah tentu akan memberikan perhatian dan dukungan terbaik bagi mereka agar peran Al-Quran semakin kuat di tengah masyarakat,” ujar Ratu Dewa dengan nada yang dalam dan penuh keyakinan.

Baca juga  Wali Kota Palembang Imbau Warga Beli Hewan Kurban Sehat Bersertifikat, Cegah Wabah Penyakit Jelang Idul Adha

Mencetak Generasi Qurani yang Berdaya Saing

Gelaran yang berlangsung sejak 9 hingga 14 Februari ini memang dirancang untuk menyisir bakat-bakat muda dari berbagai jenjang. Berbagai cabang lomba mulai dari Tilawah Anak, Remaja, hingga Tahfiz 1 dan 5 juz menjadi ajang pembuktian hasil pembinaan di tingkat kecamatan. Melalui kompetisi yang sehat, Palembang ingin memastikan bahwa regenerasi ahli Quran tetap berjalan di tengah arus modernisasi yang kian kencang.

Ratu Dewa menekankan bahwa MTQ adalah momentum refleksi bagi warga kota untuk kembali pada nilai-nilai akhlakul karimah. Ia berharap para peserta mengikuti lomba bukan semata-mata demi uang pembinaan atau piala bergilir, melainkan dengan semangat keikhlasan untuk memuliakan kalam ilahi. Nilai-nilai sportivitas yang dipelajari selama kompetisi diharapkan menjadi fondasi karakter bagi generasi muda Palembang.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari siapa yang paling bagus suaranya atau paling banyak hafalannya. Ini adalah momentum untuk membumikan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Estafet Menuju Tingkat Provinsi

Selain visi jangka panjang mengenai imam masjid, para pemenang dalam MTQ ke-XXXI ini memikul tanggung jawab besar sebagai duta kota. Mereka akan menjadi wakil resmi Palembang dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Prestasi Palembang sebagai lumbung kafilah berprestasi di tingkat regional tentu menjadi motivasi tambahan bagi 18 kecamatan yang bertanding.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forkopimda yang hadir dalam pembukaan tersebut memberikan dukungan penuh terhadap langkah Wali Kota. Sinergi ini diperlukan agar pembinaan terhadap para kafilah tidak terputus setelah lomba usai. Dengan dukungan anggaran dan fasilitas pembinaan yang memadai, impian melihat imam-imam masjid muda yang berkualitas di setiap sudut kota tampaknya bukan lagi sekadar angan-angan.

Baca juga  Pemkot Palembang Gelar Pelantikan Akbar Ribuan CPNS PPPK di BKB Besok Pagi

Saat membuka acara secara resmi, Ratu Dewa berpesan agar para dewan hakim bekerja dengan integritas tinggi. Keadilan dalam penilaian menjadi kunci agar mereka yang terpilih benar-benar merupakan talenta terbaik yang mampu menjadi teladan akhlak sekaligus penggerak nilai keislaman di lingkungannya masing-masing.

Malam itu, Kambang Iwak tidak hanya menyaksikan kemeriahan lampu panggung, tetapi juga menjadi saksi dimulainya ikhtiar besar Palembang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul secara intelektual dan spiritual. Sebuah janji yang dititipkan sang Wali Kota kepada anak-anak muda penghafal Quran demi masa depan kota yang lebih religius.

(desta)

nusaly.com di WhatsApp

Dapatkan kabar pilihan editor dan breaking news di nusaly.com WhatsApp Channel. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.